12 Cara Keren Mendidik Anak tentang Uang

Bagaimana cara mendidik anak tentang uang? Anak pada usia 10 tahun cenderung tidak akan peduli tentang dari mana datangnya uang atau untuk apa uang digunakan.

Selama mereka mendapatkan mainan yang sama dengan teman-teman mereka maka mereka tidak mempedulikan darimana uang itu berasal. Saat inilah, masa keemasan orangtua untuk mulai mengajarkan si kecil tentang arti uang sebenarnya.

 Konsep keuangan adalah salah satu pelajaran yang tidak boleh terlewat untuk diberikan kepada anak. Pendidikan mengenai keuangan sangat penting agar kelak si kecil dapat mengelola keuangan secara mandiri.

Dengan pengajaran yang tepat, anak juga akan lebih menghargai uang sehingga tidak memboroskannya. Namun, perlu disadari bahwa konsep keuangan bukanlah hal yang mudah dipahami. Agar proses pengenalannya tidak menyebabkan stres, lakukan dengan cara menyenangkan.

1 Memberitahu Uang Tidak Dipetik dari Pohon

Pernahkah Anda mengalami saat dimana anak Anda meminta Anda untuk membelikan mainan saat itu juga? Ada anak, bahkan berkata pada orangtuanya untuk pergi ke bank saja dan mereka akan memberikan uang.

Berikan pelajaran bahwa uang tidak dipetik dari pohon kemudian ditukar dengan mainan begitu saja. Uang tidak datang dengan sendirinya, melainkan dari usaha yang dilakukan orangtua.

2 Belajar Sabar Menunggu

Setelah anak Anda tahu bahwa uang tidak dipetik dari pohon, ajarkan mereka untuk bersabar dalam menunggu setiap hal yang mereka inginkan.

Sekali pun mungkin Anda memiliki uang yang bisa langsung digunakan untuk membelikan apa yang mereka mau, tapi Anda harus belajar menahannya.

Jangan langsung memberikan begitu saja kepada si kecil. Anak butuh belajar bagaimana rasanya berharap agar dia terbiasa dengan proses, bukan hal instan.

 3 Membuat Daftar Permintaan

Daftar permintaan ini berisi apapun yang mereka inginkan di luar kebutuhan pokok. Anda perlu mengajarkan kepada si kecil untuk menuliskannya dalam sebuah buku catatan.

Saat keinginan mereka bertambah, maka daftar dalam buku catatan juga akan semakin panjang. Lalu, ajak si kecil untuk mempertimbangkan mana yang paling mereka inginkan.

Mulailah mengumpulkan dana bersama dalam sebuah wadah kaca. Si kecil dapat turut berkontribusi dengan memasukkan sisa uang jajannya atau kembalian yang Anda peroleh saat belanja. Melalui cara ini, anak akan merasa bahwa menabung adalah kegiatan yang menyenangkan.

4 Mengatur Pengeluaran

Si kecil harus tahu bahwa barang apapun yang mereka ingin beli harus dibeli dengan uang. Untuk itu, buat anak Anda sadar bahwa jika mereka menginginkan barang tersebut, mereka harus menyesuaikan dengan jumlah uang yang mereka miliki.

Jika memang kenyataannya mereka tidak memiliki cukup uang, beri mereka semangat untuk menabung lagi. Anda juga perlu memberitahu kepada anak Anda. Bila anak Anda memiliki kelebihan uang (misalnya THR saat Lebaran), maka uang jangan langsung dihabiskan begitu saja.

Anda perlu memberitahu mereka untuk belajar menahan diri terhadap apapun yang mata mereka lihat dan inginkan untuk membeli.

5 Menyimpan Uang itu Menyenangkan

Daripada meninggalkan anak di rumah, lebih baik ajak saja saat Anda ke bank. Dengan melihat transaksi yang Anda lakukan, ia akan belajar apa arti uang sebenarnya.

Cobalah libatkan anak dari hal-hal sederhana, seperti memberikan uang kepada teller. Seiring bertambah besarnya si kecil, Anda dapat membukakan rekening khusus untuknya. Melalui rekening tersebut, ia dapat membantu arus pengeluaran dan pemasukan dalam rekeningnya.

6 Ajak Berbelanja

Ajaklah si kecil berbelanja bersama, baik di mall maupun pasar tradisional. Cobalah membeli barang dengan jumlah uang yang sama. Tujuannya agar ia memahami mengenai perbedaan harga. Ia akan tahu bahwa dengan membelanjakan sejumlah uang yang sama besar, belum tentu bisa mendapatkan barang dengan jumlah yang sama.

Agar semakin seru, mintalah si kecil memilih barang yang hendak dibeli dan memberikan uangnya kepada penjual.

 7 Membeli Langsung dari Petani

Berjalan-jalan ke perkebunan adalah kesempatan Anda untuk mengajarkan bagaimana seseorang memperoleh uang. Mintalah ia memilihkan sayuran terbaik dan memberikan uang kepada petani tersebut. Jelaskan bahwa petani tersebut yang menanam sayuran dan menentukan harganya.

Dengan menjual sayuran, petani akan memperoleh uang yang dapat digunakan untuk menanam lebih banyak sayuran.

8 Jadikan Asisten

Apa yang dipikirkan si kecil ketika Anda berhasil membawa pulang mainan hanya dengan menggesek kartu kredit? Mungkin ia menganggap kartu kredit Anda sebagai benda ajaib yang bisa mengabulkan berbagai permintaan.

Agar ia mengerti dengan cara kerja kartu ini, ajaklah ia ketika Anda membayar tagihan bulanan. Tunjukkan rincian tagihan dan ingatkan kembali saat Anda melakukan berbagai transaksi tersebut. Jelaskan padanya bahwa Anda hendak membayar hal-hal yang telah dibelanjakan tersebut.

9 Berburu Kupon

Jangan membuang voucher potongan harga yang Anda terima. Sebaliknya, biarkan si kecil menyimpannya dan gunakan saat diperlukan.

Beritahukan jumlah uang yang dapat dihemat dengan menggunakan kupon tersebut. Anda juga dapat mengajarkan konsep mengenai diskon dengan menghitung jumlah potongan harga yang tercantum pada label harga di supermarket.

 10 Bermain Game

Ajak si kecil mencoba permainan online yang mengajarkan tentang konsep keuangan. Permainan tersebut juga dikemas menarik sehingga proses belajar berlangsung tanpa stres.

Untuk permulaan, Anda dapat menemukan permainan ini di website moneyandstuff.info, cufacats.org, dan usmint.gov.

11 Indahnya Berbagi

Salah satu tujuan dari melek keuangan adalah untuk memahami bahwa beberapa orang memiliki lebih banyak uang dibandingkan yang lain. Dengan kelebihan tersebut, seseorang mampu membantu yang kekurangan.

Anda dapat membentuk sifat sosial ini dalam diri si kecil, dengan berbagi makanan di panti asuhan saat perayaan ulang tahunnya atau membelikan makanan untuk hewan di penampungan.

12 Menghasilkan Uang Sendiri

Sekolah pun kerap menyelenggarakan bazar dengan melibatkan anak-anak untuk membawa sesuatu untuk dijual dengan pendampingan guru.

Melalui cara ini, ia akan memiliki gambaran mengenai konsep bisnis dan penghasilan. Agar lebih menyenangkan dan aman, ajak si kecil berdiskusi mengenai jualannya dan bantu ia menyiapkan dagangan.

About Author

Related posts

Ketika Anak Perempuan Malu dengan Bentuk Tubuhnya

Sebuah survei menunjukkan, usia rata-rata di mana anak perempuan pertama kali sadar mengenai tubuhnya semakin muda yaitu pada umur 9-10 tahun. Di umur ini, anak perempuan mulai berbicara tentang fakta bahwa beberapa anak di kelasnya “memiliki perut” dan beberapa tidak. Dan walaupun kedengarannya masih muda untuk mengkhawatirkan soal perut...

Read More

Mom, Kenali Penyebab Sariawan pada Si Kecil !

Sariawan tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja karena penyakit ini juga bisa menyerang anak-anak. Sariawan sendiri akan muncul di area lidah, bibir, atau di berbagai area bagian dalam mulut. Secara umum, area mulut yang terkena sariawan akan dikelilingi guratan merah dan menimbulkan rasa sakit. Anak-anak yang sariawan, umumnya...

Read More

Kapan Suara Si Jagoan Kecil Berubah?

Masa pubertas adalah masa penting dalam kehidupan seseorang karena di masa ini, seorang anak mengalami begitu banyak perubahan dalam hidupnya. Tak terkecuali perubahan fisik. Masa pubertas datangnya tak dapat diprediksi, baik itu pada anak lelaki maupun perempuan. Tetapi, sesungguhnya tanda-tandanya bisa terlihat. Pada anak lelaki, salah satunya adalah lewat...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: