5 Jurus Ampuh Membuat Balita Tertawa

Ketika melihat kumpulan video Youtube yang menunjukan tawa bayi, siapa yang tidak gemas melihatnya? Bayi dapat tertawa lepas dengan ciri khas mereka sendiri. Tawa polos bayi ini tak hanya bikin bahagia orang tuanya namun juga orang lain disekitarnya.

Sebenarnya tawa bayi merupakan fenomena luar biasa karena tawa itu menunjukkan perkembangan otaknya ketika merespon keadaan di sekitarnya. Ketika mengenal hal baru yang menarik hati, mereka akan tertawa. Bagi orang tua, tawa pertama bayi merupakan momen yang sangat berharga.

Tawa bayi juga merupakan indikasi bahwa bayi tersebut dalam kondisi tubuh yang sehat dan terhindar dari stres. Beberapa bayi akan tertawa hanya dengan melihat wajah Anda. Namun ketika mood mereka sedang kurang baik, bisa-bisa Anda kesulitan untuk membuat mereka tertawa.

Ini adalah tips untuk membuat bayi tertawa. Ketika Anda berhasil membuat mereka tertawa, pasti Anda pun akan turut merasa bahagia.

Mainkan Lagu dan Musik

Bayi sangat suka musik dan lagu. Dengan mengulang lagu berkali-kali, si kecil akan mengenal dan mulai menyukai musik tersebut.

Bayi suka melihat, melakukan, dan mendengar dalam waktu bersamaan supaya mereka bisa melepaskan rasa kesal dan bisa mengalami serunya mengalami dan mencoba sesuatu.

Mulailah dengan bertepuk tangan, lalu nyanyikan lagu favorit bayi dengan lantang. Tepat sebelum sebuah kata atau kalimat dalam lirik lagu yang sering diulang-ulang, berhentilah menyanyi dan tunggu sampai bayi ‘menyelesaikan’ lagu itu, meski hanya melalui gumaman. Ia senang mendapat giliran dan melihat reaksi Anda yang gembira ketika ia menggumamkan sepenggal lirik lagu kesukaannya. Cara ini ampuh membuatnya tertawa bahagia.

Inilah Favorit Para Bayi: Jurus Petak Umpet

Cara ini adalah salah satu tindakan yang paling disukai bayi. Gunakan selimut favoritnya untuk menyembunyikan wajah Anda, lalu kagetkan ia dengan muncul mendadak, atau cukup gunakan tangan Anda. Kejutan ringan akan membuatnya tertawa.

Permainan ini sering disebut dengan Cilukba! Cara lain melakukannya adalah dengan meletakkan bayi di atas kasur, atau jika sudah bisa duduk, ajak ia bermain di lantai beralaskan karpet. Posisikan diri Anda berhadapan dengan bayi, tutup wajah Anda sambil berkata, “Ciluk…” lalu tahan hingga 5 hingga 10 detik. Tampilkan mimik wajah lucu ketika membuka tangan kembali sambil mengucapkan, “Baaa…”  Kontrol intonasi suara dan ekspresi Anda, jangan sampai mengagetkan si kecil.

Saatnya Memanfaatkan Perilaku Binatang di Sekitar

Selain boneka, perilaku binatang yang lucu dan menggemaskan juga bisa membuat  bayi tertawa. Namun, tidak disarankan bagi Anda untuk membawa binatang peliharaan mendekati bayi karena bayi masih belum memiliki daya tahan tubuh yang bisa melawan banyak kuman atau virus. Cukup membuatnya melihat binatang dari jauh saja.

Alternatif lain adalah melihat melalui tayangan televisi ataupun video di Youtube mengenai aksi lucu berbagai binatang.

Keluarkan Kemampuan Anda Untuk Menirukan Suara Lucu

Bayi-bayi senang mendengar suara-suara lucu. Coba ikuti suara-suara bermacam binatang, seperti suara kuda, babi, burung, atau monyet. Anda juga bisa menirukan berbagai suara tokoh-tokoh kartun lucu yang disukai bayi. Tambahkan dengan memainkan boneka atau mainan yang disukai bayi. Misalnya dengan mainan mobil, Anda menirukan suara mesin yang menderu.

Jika Semua Masih Gagal, Saatnya Keluarkan Jurus Menggelitiki

Mengelitiki bayi dengan lembut sudah pasti bisa membuatnya tertawa. Ini juga penting untuk membangun ikatan sentuh dan kedekatan.

Sentuhan adalah hal yang penting untuk membuat si bayi tahu bahwa orang yang menjaganya benar-benar fokus padanya, ia pun akan merasa aman dan nyaman. Sentuhan kasih saying juga dapat menstimulasi hormon bayi untuk melakukan pergantian sel-sel tubuh menjadi lebih sehat.

Bila Anda berhasil membuat bayi tertawa, jangan lupa mengabadikan momen tersebut.

About Author

Related posts

5 Penyebab Karies Gigi pada Anak

Kesehatan gigi pada anak termasuk salah satu yang sering dijaga dengan baik. Tak jarang orangtua selalu mengingatkan anaknya untuk selalu membersihkan gigi karena kesehatan gigi dan mulut begitu penting. Karies gigi menjadi permasalahan yang mudah dialami oleh anak kecil karena telah lalai menjaga kebersihan gigi. Karies gigi adalah salah...

Read More

Perkembangan Fisik Anak Usia 3 Tahun

Di usia 3 tahun, umumnya anak telah memiliki satu set gigi susu yang lengkap. Yang terakhir muncul biasanya adalah gigi geraham yang tumbuh antara usia 23 hingga 33 bulan. Gigi susu ini tidak akan tanggal hingga minimal usia 5 tahun sampai nantinya anak berusia 7 tahun. Untuk itu, sangat...

Read More

Si Kecil Juga Butuh Me Time

Menjadi orangtua, pastinya akan membuat Mama ingin selalu berdekatan dengan anak, bukan? Tak hanya selalu ingin dekat dengannya, Mama juga ingin selalu ada bersamanya saat senang maupun susah. Tidak apa kok Ma, memang seperti itulah naluri seorang Mama pada anaknya. Namun jangan terlalu sering bersikap demikian pada si Kecil...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: