Agar Jam Istirahat Sekolah Bermanfaat

Jam istirahat merupakan periode waktu tertentu dimana para siswa berhenti sejenak dari tugas-tugas belajar di sekolah. Jam istirahat sangat penting bagi anak sekolah, karena jeda sejenak saat jam belajar akan me refresh tubuh dan pikiran anak untuk siap kembali belajar di ruang kelas.

Saat jam istirahat sekolah, anak-anak biasa makan bersama teman, atau membicarakan kegiatan sekolah, bermain dan sebagainya untuk menghabiskan waktu sebelum beranjak ke kelas untuk memulai pelajaran kembali.

Jam istirahat sebaiknya digunakan dengan efektif agar bermanfaat bagi anak. Nah, saat jam istirahat tiba apa yang bisa dilakukan anak agar waktu istirahat lebih bermanfaat?

  1. Membaca buku di perpustakaan

Tak banyak siswa sekolah memanfaatkan waktu untuk membaca di perpustakaan. Padahal kegiatan baik untuk menambah pengetahuan dan mengenal teman di beberapa kelas. Kebanyakan mereka yang datang ke perpustakaan siswa yang rajin di sekolah atau kutu buku, atau siswa yang hobi membaca. Tak perlu harus membaca buku pelajaran tapi kamu bisa membaca buku lain, novel atau komik.

  1. Makan di kantin

Anak bisa mengisi waktu istirahat sekolah dengan pergi kekantin. Beri pengetahuan kepada anak untuk memilih menu makan yang sehat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, lauk, dan nasi. Dengan mengonsumsi makanan sehat akan membuat tubuh anak menjadi segar dan bisa melanjutkan kegiatan lainnya dengan maksimal.

  1. Sholat

Bagi orang tua yang beragama muslim, jangan lupa memberi pemahaman kepada anak bahwa waktu istirahat sekolah bisa dimanfaatkan dengan melakukan ibadah, baik melakukan sholat maupun mengaji. Beri anak motivasi, bahwa dengan kita mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa akan membuat hati kita menjadi lebih tenang dan siap untuk menuntut ilmu.

  1. Kerjakan tugas

Jam istirahat bisa dibilang jam penyelamat bagi siswa yang lupa mengerjakan tugas. Jadi buat anak yang lupa mengerjakan tugas bisa mengerjakannya saat jam istirahat. Anak-anak juaga bisa mengerjakan soal2 ataupun tugas yang lain dengan teman-temannya. Mendiskusikan pelajaran yang sudah lewat atau pelajaran yang belum dibahas oleh gurunya.

  1. Bermain

Setelah berjam-jam belajar, waktu istirahat sekolah paling umum dimanfaatkan anak untuk santai dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti, bermain atau berolahraga, mendengarkan musik, dan sebagainya. Kegiatan ini bisa membuat tubuh dan otak anak akan terasa segar kembali. Jadi orang tua tak perlu cemas bila anak selalu bermain saat jam istirahat. Karena dunia anak adalah bermain, dan bermain akan membuat anak ceria kembali untuk mengikuti pelajaran sekolah.

About Author

Related posts

Perlukah Mengajarkan Anak Dua Bahasa?

Beberapa orang tua hanya mengajarkan satu bahasa pada anaknya sampai masa di mana para guru di prasekolah atau kelompok bermainlah yang melakukannya. Anak-anak yang dari awal hanya mengenal satu bahasa jadi kebingungan dan butuh waktu penyesuaian yang lama saat harus menggunakan bahasa lain selain yang biasa mereka gunakan di...

Read More

Anak Anda Mudah Akrab Dengan Orang Baru?

Atta, 2 tahun, mudah sekali akrab dengan orang-orang baru. Ia tidak ragu digendong oleh teman-teman ibunya. Ketika diajak ke taman, ia juga mudah akrab dengan anak-anak seusianya. Waktu itu, hari sedang hujan deras, ibunya tak bisa mengajak Atta pergi ke taman. Lalu, ia pun tampak kesal dan marah. Normalkah?...

Read More

Alasan Harus Mengikuti Kelas Parenting

Di sebagian besar waktu dalam hidup kita, kita tidak akan berani melakukan sesuatu yang besar atau penting tanpa persiapan. Kita akan meminta saran, belajar dan menemukan strategi untuk performa yang lebih baik, dan berlatih, berlatih, berlatih. Namun untuk beberapa alasan, kita sebagai orangtua sering merasa ragu untuk mengambil pendekatan...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: