Amankah Pelampung Lengan untuk si Kecil?

Salah satu pelampung yang paling sering digunakan anak-anak adalah pelampung lengan. Terutama anak-anak yang di atas 3 tahun sudah menggunakan pelampung untuk berenang. Pelampung tersebut dianggap sudah cukup besar dan sudah bisa mulai memakai pelampung lengan. Padahal, tidak semua anak bisa dipukul rata memakai pelampung ini.

Menurut para ahli, pelampung ini bisa berbahaya untuk anak. Bahkan bisa membuat anak tenggelam. Hal ini dikarenakan salah satu kasus kematian anak tertinggi adalah karena tenggelam. Sehingga, hal ini harus jadi perhatian serius.  Dilansir dari Romper, inilah fakta mengenai pelampung lengan yang harus Mama ketahui:

  1. Pelampung lengan tidak aman untuk anak

Amy Artuso, seorang manager senior di Dewan Keamanan Nasional AS mengatakan bahwa pelampung lengan bukanlah pengaman anak agar tidak tenggelam.  Menurutnya, alat pengaman di air paling aman adalah jaket pelampung. Tentunya jaket tersebut harus sesuai dengan standar keamanan.

Karena pelampung hanya berada di lengan dan tidak bisa menopang tubuh secara keseluruhan. Saat panik, kepala anak bisa dengan mudah tenggelam dan pelampung yang ada di lengan juga bisa dengan mudah terlepas.

  • Tidak cocok untuk anak yang belum bisa berenang

Pelampung jenis lengan ini tidak cocok untuk anak-anak yang belum bisa berenang. Lebih baik anak mengenakan jaket pelampung yang jelas aman membuat kepala anak tetap berada di atas meski tidak memiliki kemampuan berenang.

Pelampung lengan ini tidak mampu membuat kepala anak tetap berada di atas air. Terutama jika mereka tidak bisa berenang dan dalam keadaan panik. Pelampung ini bentuknya cukup kecil, sehingga tidak bisa menopang berat tubuh anak secara keseluruhan.

  • Tidak cocok untuk anak yang terlalu kecil

Pelampung lengan tidak cocok untuk anak yang masih kecil, atau anak yang memiliki lengan terlalu kurus karena ketika berada di dalam air, pelampung ini bisa saja terselip keluar dari lengan si Kecil.

Jika sudah begini, justru akan membahayakan nyawa anak. Jika dirasa anak masih terlalu kecil, urungkan niat Mama untuk memberikan pelampung lengan untuk mereka.

  • Memberikan keamanan palsu

Anak yang mengenakan pelampung lengan akan merasa percaya diri bahwa mereka tidak akan tenggelam. Mereka bisa dengan mudah meloncat ke kolam tanpa menyadari bahaya yang mengintai.

Padahal, saat keadaan darurat, pelampung jenis ini tidak bisa membuat kepala anak otomatis berada di atas air. Hanya lengan anak yang akan berada di atas air, sementara kepala akan terus tenggelam.

  • Jaket pelampung yang paling aman

Tak cuma pelampung lengan saja yang tidak aman untuk anak-anak. Namun juga aneka pelampung lain seperti busa pelampung atau ban pelampung.

Karena busa pelampung bisa terlepas begitu saja. Sementara ban pelampung yang sering dinaiki anak yang belum bisa berenang bisa bocor dan mampu menenggelamkan anak dalam sekejap.

Jaket pelampung yang dinilai paling aman di antara alat pelampung lainnya. Jadi, pastikan si Kecil menggunakan jaket pelampung dengan standar keamanan yang jelas ya jika mereka belum bisa berenang.

Bagaimanapun, yang paling aman adalah menjaga anak-anak selama mereka di air. Jangan pernah melepaskan pandangan pada mereka. Terlebih jika mereka belum bisa berenang, lebih aman orang dewasa ikut turun ke air.

About Author

Related posts

Tips Mudik Dengan Si Kecil Tanpa Panik

Salah satu hal yang menyenangkan dari momen lebaran adalah kesempatan mudik ke kampung halaman. Bertemu dan berkumpul bersama keluarga, akan membuat lebaran kamu semakin semarak. Namun situasi akan berbeda jika tahun ini kamu harus mudik dengan si kecil. Perjalanan akan penuh kekhawatiran, takut jika si kecil tiba-tiba rewel. Apalagi...

Read More

Pahami Pentingnya Istirahat Sekolah bagi Anak

Pahami Pentingnya Istirahat Sekolah bagi Anak – Waktu istirahat saat ini tidak banyak mendapat perhatian baik dari pihak sekolah maupun orangtua siswa. Waktu istirahat cenderung dipahami hanya untuk melepas penat belajar, waktu untuk membeli jajan dan sekedar memberi kesempatan anak untuk bermain-main sejenak. Padahal, dalam studi para ahli menyimpulkan,...

Read More

10 Kiat Membantu Anak Sukses (Bag. 1)

1. Kenali Guru Anak-anak dapat berprestasi dengan baik bila orangtua turut terlibat dalam proses pendidikannya. Seperti menghadiri acara sekolah, bertemu dengan orangtua siswa yang lain, juga mengenal gurunya. Orantua anak juga dapat bertemu dengan wali kelasnya untuk membahas program dan aturan sekolah, perkembangan anak-anak, serta berbagai pilihan yang perlu...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: