Cara Jitu Membuat Anak Keranjingan Belajar

Bagi anak-anak yang masih menjalani pendidikan di sekolah, kegiatan belajar itu berlangsung setiap hari. Tidak hanya di sekolah, tapi juga di rumah. Bila di sekolah,  guru adalah pembimbingnya, sedang di rumah, yang berperan adalah orang tuanya.

Bagaimana agar proses pembelajaran di rumah bisa efektif dan membentuk anak-anak yang gemar belajar?

Tokoh pendidikan dunia, Maria Montessori, mengatakan, orang tua tetap harus mengupayakan lingkungan yang mendukung proses belajar anak optimal dan bisa menjadi kebiasaan hingga kelak mereka dewasa.

Montessori memberi tips, ada 6 langkah untuk menciptakan lingkungan rumah yang kondusif untuk proses belajar dan mengajar anak-anak yang bisa kita jadikan acuan.

Pertama: Jadikan membaca sebagai kebiasaan

Berbagai penelitian menunjukkan, anak-anak yang lahir dan tumbuh dalam keluarga yang gemar membaca akan lebih sukses secara akademis. Karena itu, biasakan membacakan buku untuk anak-anak di rumah. Jadikan bagian dari aktivitas sehari-hari keluarga, walau hanya 5-10 menit sehari. Kemudian, lakukan tugas membaca bergantian pada seluruh anggota keluarga, termasuk si kecil. Walau masih terbata-bata atau kadang mungkin mengarang bebas, biarkan. Jangan lupa, orang tua tetap rutin membaca buku untuk keperluan pribadi. Anak-anak tentu akan melihat dan mencontoh.

Kedua: Minimalisasi kekacauan

Menyediakan terlalu banyak mainan atau buku untuk anak sekaligus hanya akan menimbulkan kekacauan. Lebih baik lakukan rotasi item terpilih setiap beberapa minggu sekali, sementara yang lainnya dijauhkan sementara dari pandangan anak. Anak-anak akan lebih optimal menyerap pengetahuan dalam situasi yang minim kekacauan dan terorganisir. Latih anak fokus pada satu hal saja pada satu waktu.

Ketiga: Ajarkan bersih-bersih

Ajarkan dan biasakan anak-anak menerima tanggung jawab seperti merapikan mainan atau piring dan gelas bekas makan untuk anak usia dini yang lebih besar. Tentu saja, orang tua harus lebih dulu memfasilitasi. Misal, dengan menyediakan kotak berukuran besar agar anak mudah memasukkan semua mainan ke dalamnya. Dan tidak sebatas itu, orang tua juga bisa mengembangkan materi pelajaran. Jangan ragu menjelaskan kepada anak tentang cara meletakkan barang yang benar, membedakan barang pecah belah dan bukan, dan lain sebagainya.

Keempat: Utamakan perabotan ramah anak

Miliki sebanyak mungkin ruang di dalam rumah yang bersahabat dengan anak. Singkirkan sementara waktu benda-benda mahal, berbahaya, atau yang mudah rusak dari jangkauan anak yang sedang dalam masa menjelajah. Sebaliknya, sediakan sebanyak mungkin fasilitas rumah tangga berukuran kecil, seperti keran yang pendek, meja dan kursi makan yang kecil, dan lain sebagainya. Cara ini membuat anak lebih cepat mandiri.

Kelima: Izinkan anak-anak mencoba

Anak-anak dengan rasa ingin tahu tinggi selalu pengin ikut-ikutan. Ibu mencuci piring, anak minta mencoba. Pun demikian ketika ayah mengepel lantai. Orang tua jangan serta merta melarang. Beri kesempatan dengan cara mengerjakannya bersama atau suruhlah mereka melakukan bagian yang lebih mudah. Dengan bertambahnya keahlian, walau itu sekadar membersihkan meja kotor, rasa percaya diri anak akan tumbuh.

Keenam: Orang tua jangan berhenti belajar

Tentu saja, orang tua pun tidak boleh berhenti belajar. Terus perbanyak dan perbaharui ilmu pengetahuan, tentang cara mendidik anak dan tentang apapun. Semakin banyak yang Anda ketahui, semakin bagus. Menjelajah internet, menghadiri seminar, bertanya kepada mereka yang kompeten, dan lain sebagainya, akan membantu orang tua mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang tahap perkembangan anak.

About Author

Related posts

Tips Mudik Dengan Si Kecil Tanpa Panik

Salah satu hal yang menyenangkan dari momen lebaran adalah kesempatan mudik ke kampung halaman. Bertemu dan berkumpul bersama keluarga, akan membuat lebaran kamu semakin semarak. Namun situasi akan berbeda jika tahun ini kamu harus mudik dengan si kecil. Perjalanan akan penuh kekhawatiran, takut jika si kecil tiba-tiba rewel. Apalagi...

Read More

Pahami Pentingnya Istirahat Sekolah bagi Anak

Pahami Pentingnya Istirahat Sekolah bagi Anak – Waktu istirahat saat ini tidak banyak mendapat perhatian baik dari pihak sekolah maupun orangtua siswa. Waktu istirahat cenderung dipahami hanya untuk melepas penat belajar, waktu untuk membeli jajan dan sekedar memberi kesempatan anak untuk bermain-main sejenak. Padahal, dalam studi para ahli menyimpulkan,...

Read More

10 Kiat Membantu Anak Sukses (Bag. 1)

1. Kenali Guru Anak-anak dapat berprestasi dengan baik bila orangtua turut terlibat dalam proses pendidikannya. Seperti menghadiri acara sekolah, bertemu dengan orangtua siswa yang lain, juga mengenal gurunya. Orantua anak juga dapat bertemu dengan wali kelasnya untuk membahas program dan aturan sekolah, perkembangan anak-anak, serta berbagai pilihan yang perlu...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: