Dampak Positif Dialog Sex Dengan Anak Remaja

Masih banyak orang tua di Indonesia yang masih beranggapan tabu untuk membicarakan seputar seks  dengan anak remajanya. Ternyata, sebuah studi yang dilakukan oleh Laura Widman dari North Carolina State University menunjukkan, pembicaraan antara orang tua dengan anak remajanya tentang seks berdampak positif.

Studi yang melibatkan 25.000 remaja ini memperlihatkan, remaja yang mendapat pembicaraan soal seks dan kesehatan reproduksi dari orang tuanya diketahui menjauhi perilaku seks berisiko. Mereka juga lebih paham tentang penggunaan kondom dan kontrasepsi, terutama remaja perempuan yang mendapat pembicaraan dari ibunya.

“Kita tahu bahwa orang tua akan lebih sering membicarakan hal ini kepada anak perempuan daripada anak laki-laki. Pesan yang ingin disampaikan pun selalu sama, termasuk konsekuensi negatif dari seks bebas seperti kehamilan tak terduga dan penularan penyakit seksual,” tutur Widman, dikutip dari Reuters, Selasa (3/11/2015).

Karena itu Widman melihat adanya perhatian khusus yang harus diberikan orang tua kepada anak laki-laki terkait pembicaraan seputar seks. Tak hanya dengan penggunaan kondom atau informasi soal penyakit seksual, orang tua juga harus bisa membuat remaja menjauhi seks, minimal hingga ia dewasa.

“Berbagai hal yang membuat remaja melakukan seks seperti lebih intim dengan pasangan, merasa lebih dewasa dan populer, semua itu tidak benar. Orang tua harus mampu menjelaskan hal itu pada anak sedini mungkin sejak ia menginjak remaja,” tutur Dr Vincent Guilamo-Ramos of New York University.

Tentunya, pembicaraan ini harus dilakukan dengan terbuka dan tanpa paksaan. Orang tua harus terlebih dahulu meraih kepercayaan anak sebelum akhirnya anak bisa membuka diri untuk membicarakan soal seks kepada orang tua.

“Ketika anak sudah terbuka dan menerima apa yang dibicarakan oleh orang tua, anak bisa mengulangnya ketika pasangan mereka mengajak untuk berhubungan seks,” tutup Widman.

About Author

Related posts

Umur Berapa Anak Boleh Puasa?

Puasa merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang sudah baligh atau sudah melewati masa puber. Namun, banyak keluarga yang sudah menerapkan puasa untuk anaknya dari usia dini, dari menerapkan puasa setengah hari sampai puasa satu hari penuh. Hal ini dilakukan untuk membiasakan anak berpuasa di bulan Ramadan sehingga nanti jika...

Read More

Oh Tidak, Orangtua Terlanjur Memukul Anak

Kerap terjadi konflik antara orang tua dengan anaknya yang sudah remaja. Alasannya bisa bermacam-macam, entah itu beda pendapat, anak membantah perintah orang tua, anak pulang malam, atau sebab-sebab lainnya. Dalam situasi konflik yang agak panas, tak jarang orang tua lepas kontrol sehingga terjadi pemukulan secara fisik. Psikolog Klinis Remaja,...

Read More

Buah Hati Anda Grogi Sebelum Ujian di Sekolah?

Jika memiliki anak yang sedang bersekolah, tentu ujian jadi hal yang sangat penting bagi si anak. Nah, ujian ini sedikit banyak akan menimbulkan rasa cemas pada si kecil. Bahkan tak sedikit yang sampai stres dan ketakutan memikirkan ujian ini. Ujian menjadi hal yang sangat penting di jaman kompetisi seperti...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: