Ketika Si Kecil mulai memasuki usia 4 tahun, Si Kecil sudah mulai lebih pintar mengekspresikan dirinya serta lebih mandiri daripada sebelumnya. Di waktu inilah Si Kecil mulai dapat kita ajarkan bentuk disiplin diri melalui berpuasa.

Puasa yang dilakukan selama bulan Ramadhan ini sudah membuktikan memberikan dampak positif bagi kesehatan kita. Beberapa penelitian mengatakan bahwa dengan berpuasa metabolisme tubuh melambat sehingga menjadi lebih efisien, proses pemecahan glukosa menjadi energi menjadi lebih baik, mencegah penuaan dini, sistem kekebalan tubuh meningkat, serta dapat menurunkan peradangan yang terjadi di dalam tubuh.

Walaupun berpuasa belum menjadi kewajiban bagi Si Kecil, tetapi Bunda dapat mulai mengenalkan puasa sejak dini. Karena bermanfaat bagi kesehatan juga dapat membuat Si Kecil lebih disiplin, beribadah, belajar Al-Quran, serta menghargai waktu.

Selama menjalani ibadah puasa ini, Si Kecil dapat mulai melatih diri untuk bangun lebih pagi untuk sahur serta melakukan sholat subuh dan tadarus bersama anggota keluarga lainnya. Meskipun di awal akan terasa berat bagi Si Kecil, namun dengan kesabaran dan ketekunan pasti Si Kecil dapat menjalankannya.

Kemudian dengan berpuasa Si Kecil akan diajarkan untuk menahan diri dari rasa lapar dan haus. Si Kecil akan mengetahui bahwa segala sesuatunya ada waktunya dan perlu usaha untuk mendapatkannya, sehingga ia akan menjadi anak yang tidak manja.

Namun, ada baiknya latihan berpuasa bagi Si Kecil dilakukan secara bertahap dan tidak terlalu memaksakan diri ya Bunda. Di awal, Bunda dapat meminta Si Kecil untuk berpuasa selama 3-4 jam sehari. Apabila Si Kecil sudah mulai terbiasa, waktu berpuasa dapat ditambahkan lagi. Jangan lupa untuk memperhatikan kondisi kesehatan Si Kecil. Apabila kondisi kesehatan Si Kecil mulai terganggu, Bunda dapat menghentikan puasanya.

Bunda juga dapat mengajak Si Kecil untuk ikut serta belajar mengaji di masjid atau mushola terdekat. Biasanya acara belajar mengaji diikuti oleh banyak anak-anak yang usianya sebaya dengan Si Kecil. Dengan begitu Si Kecil akan menjadi lebih bersemangat lagi untuk berpuasa.

Ayo Bunda, kita ajarkan Si Kecil berdisplin dengan cara yang sehat dan bermanfaat.

About Author

Related posts

Cara Mengenali Dan Menyikapi Kecerdasan Anak

Memiliki anak yang cerdas adalah keinginan setiap orangtua. Namun tahukah Anda bahwa ada berbagai macam jenis kecerdasan anak yang berbeda-beda? Tingkat kecerdasan anak tidak semata-mata diukur dari angka-angka di rapor. Orangtua perlu jeli dalam melihat tipe kecerdasan anak. Sebelum memaksa anak harus jago matematika atau IPA, Anda perlu memahami...

Read More

Tips Hadapi Anak Lain Yang Berprilaku kasar

Anak Mama tentu pernah bermain bersama temannya, entah itu di sekolah, taman, atau mal. Jika anak melakukan kesalahan misalnya berkata kasar atau berkelahi dengan anak lain, sebagai orangtua, Mama tentu akan langsung mendisiplinkannya. Namun bagaimana jika anak orang lain yang berperilaku kasar atau buruk? Apa yang harus Mama lakukan...

Read More

Menyembuhkan Kenakalan Anak Dengan Terapi Kesenian

Belum banyak yang tahu, perilaku anak nakal sebenarnya bisa disebabkan karena suatu kondisi mental yang disebut oppositional defiant disorder (ODD). Sama seperti kondisi mental lainnya, ODD bisa disembuhkan. Salah satunya, dengan art therapy atau terapi seni. Teknik yang digunakan dalam art therapy, bertujuan untuk membuat anak dapat mengekspresikan dirinya....

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: