Jangan Batasi Karakter Mainan Anak!

Haruskah mainan anak disesuaikan dengan jenis kelaminnya?  Kesadaran anak pada jenis kelaminnya sudah muncul sejak dini. Ketika kesadaran ini muncul, secara alami mereka akan lebih banyak bermain dengan yang berjenis kelamin sama.

Kecenderungan ini juga akan berpengaruh pada pilihan mainan mereka. Saat mereka berusia sekitar dua tahun, kecenderungan mereka pada permainan akan terlihat. Anak-anak lelaki akan lebih banyak memainkan balok susun, mobil-mobilan, senjata, dan sebagainya. Sedang anak perempuan akan lebih banyak memainkan boneka, perlengkapan binatang, seni, dan sebagainya.

Tapi sekali lagi,  apakah benar, mainan anak-anak perlu disesuaikan dengan jenis kelaminnya?

Kisah Toy Kingdom di Departemen Store Harrods di Inggris, barangkali bisa jadi inspirasi. Saat dibuka di Inggris, pada 2012, toko ini memilih untuk tak melakukan pemisahan mainan anak cowok dan cewek. Boneka dan truk diletakkan bersebelahan.

Hal ini menarik perhatian Carrie Goldman, seorang ibu tiga anak dari suburban Chicago, seperti dikutip CNN. Menurutnya, hal itu telah mematahkan pemisahan gender pada mainan anak-anak. Dia bilang, pemisahan gender dapat melukai hati anak dan membuat mereka berpikir harus berubah jika ingin diterima oleh teman-temannya. Dan itu dialami putrinya sendiri.

Pada 2010, putri si Goldman yang berusia 7 tahun saat itu, tiba-tiba pulang sambil berderai air mata. Dia sedih karena di-bully oleh teman-temannya setelah dia membawa termos bergambar Star Wars. Teman-temannya bilang Star Wars hanya untuk anak lelaki.

Deborah Tolman dari Hunter College School of Social Work di New York mengatakan pemisahan semacam itu akan mematikan kreativitas anak. Anak-anak punya banyak ide melalui permainan yang dimainkan. “Dengan melakukan pemisahan gender, itu hanya akan membatasi kreativitas mereka,” katanya.

About Author

Related posts

Kebiasaan Sehat yang Harus Diajarkan pada Anak

Setiap orangtua pasti ingin selalu melihat anaknya sehat dan terhindar dari penyakit. Meskipun banyak virus dan bakteri yang dengan mudah menyebar lewat udara, tapi beberapa kebiasaan ini mungkin dapat mengurangi kemungkinan si Kecil terkena penyakit, terutama penyakit yang umum terjadi apabila tidak memerhatikan kebersihan seperti diare atau sakit gigi....

Read More

5 Aktivitas Seru Tanpa Gadget

Jujur, siapa di sini yang mengandalkan gadget sebagai hiburan utama anak di rumah? Kalau iya, Mama nggak sendiri kok. Banyak orangtua yang juga melakukan hal serupa. Masalahnya, seperti kita tahu, bermain gagdet seharian bukan hal positif. Sekalipun anak bisa mempelajari sesuatu bermanfaat dari gadget, tetap perlu batasan waktu yang...

Read More

Cara Efektif Supaya Anak Sukses di Sekolah (2)

6. Ajarkan kemampuan belajar Bersiap-siap untuk ujian dapat menjadi hal yang menakutkan untuk anak kecil dan banyak guru berasumsi bahwa orangtua akan membantu belajar untuk menghadapi ujian. Mengenalkan anak Anda kepada cara belajar yang baik sejak dini akan menghasilkan kebiasaan belajar yang bagus di kehidupannya di masa depan. Di...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: