Lantanglah Saat Membacakan Untuk Anak!

Apakah Anda di rumah biasa membacakan buku ke anak-anak? Kalau iya, bagus sekali kebiasaan itu. Karena selain hal itu sebagai bentuk perhatian, kasih sayang, dan komunikasi, juga bisa menjadi sarana mengenalkan buku pada anak-anak sejak usia dini.

Karena membacakan isi buku, tentu dengan suara lantang. Biasa disebut dengan istilah reading aloud atau membaca lantang. Lantang memiliki pengertian, selain volume suara harus keras, intonasi kata yang diucapkan pun tinggi namun tetap wajar dan terukur. Jadi tidak semata-mata membaca. Tapi membaca dengan penuh ekspresi.

Membaca lantang juga dapat digunakan sebagai sarana untuk mengenalkan pengalaman pra membaca pada anak-anak. Mereka dikenalkan dengan huruf, kata, kalimat, dan buku sejak usia dini.

Diharapkan di dalam alam pikiran bawah sadar mereka, tercerap satu pemahaman bahwa buku itu menarik.  Membaca lantang menjadi salah satu cara mengenalkan buku dan aktivitas membaca pada anak-anak secara menarik, sehingga mereka tidak trauma dengan buku.

Lantaran berdasarkan temuan di lapangan, tidak sedikit anak-anak yang tidak suka membaca buku, sebabnya karena mereka memunyai pengalaman yang buruk dengan buku.

Sejak awal (belia)  buku tercitra di benak mereka sekadar himpunan huruf yang kecil-kecil, banyak, dan “bisu”. Jangankan membaca buku, melihat selintas saja sudah memusingkan kepala.

Tidak hanya bertalian dengan upaya memberikan pengalaman pra-membaca yang menyenangkan bagi anak, membaca lantang juga terbukti bisa menjadi terapi untuk meningkatkan kecerdasan buah hati kita.

Ada seorang ibu yang memiliki anak terlahir dengan down syndrome. Ibunya dengan gigih memberikan terapi, membacakan 11 buku per hari. 11 buku per hari! Akhirnya, si anak memiliki kecerdasan normal.

Membaca lantang juga dapat membantu anak mengasah kepekaan sosial dan perasaannya. Melalui suara yang didengar, ia belajar  membaca suara, mendengarkan buku, dan melihat ekspresi atraktif orangtua. Jadi tanpa dihubungkan dengan kecerdasan intelektual, dan kemampuan membaca pun, membaca lantang tetap memiliki manfaat yang besar.

Bagaimana teknis membaca lantang tersebut? Anda bisa membaca buku The Read-Aloud Handbook versi bahasa Indonesia yang pada 22 Desember 2009  telah diluncurkan. Buku ini juga telah menjadi  rujukan komunitas literasi.

About Author

Related posts

Kebiasaan Sehat yang Harus Diajarkan pada Anak

Setiap orangtua pasti ingin selalu melihat anaknya sehat dan terhindar dari penyakit. Meskipun banyak virus dan bakteri yang dengan mudah menyebar lewat udara, tapi beberapa kebiasaan ini mungkin dapat mengurangi kemungkinan si Kecil terkena penyakit, terutama penyakit yang umum terjadi apabila tidak memerhatikan kebersihan seperti diare atau sakit gigi....

Read More

5 Aktivitas Seru Tanpa Gadget

Jujur, siapa di sini yang mengandalkan gadget sebagai hiburan utama anak di rumah? Kalau iya, Mama nggak sendiri kok. Banyak orangtua yang juga melakukan hal serupa. Masalahnya, seperti kita tahu, bermain gagdet seharian bukan hal positif. Sekalipun anak bisa mempelajari sesuatu bermanfaat dari gadget, tetap perlu batasan waktu yang...

Read More

Cara Efektif Supaya Anak Sukses di Sekolah (2)

6. Ajarkan kemampuan belajar Bersiap-siap untuk ujian dapat menjadi hal yang menakutkan untuk anak kecil dan banyak guru berasumsi bahwa orangtua akan membantu belajar untuk menghadapi ujian. Mengenalkan anak Anda kepada cara belajar yang baik sejak dini akan menghasilkan kebiasaan belajar yang bagus di kehidupannya di masa depan. Di...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: