Membaca Membuat Anak Mampu Menganalisa

Sudah sering ‘kan mendengar manfaat membaca buku? Membaca bukan hanya membuka jendela dunia, tapi dengan membaca pula kamu jadi memiliki karakter kuat hasil analisa pemikiran sendiri kala menelaah tiap lembaran buku.

Pengukuhan karakter ini bisa diterapkan sejak dini, terutama pada anak. Sebab, anak yang suka membaca ternyata membuatnya jadi lancar berpikir serta menganalisa. Dan bukan hanya menirukan ucapan orang di sekelilingnya.

Hal ini disampaikan oleh Yessi Chandra selaku Ketua Yayasan Taman Baca Inovator (TBI) — komunitas taman bacaan untuk anak yang tersebar di Indonesia.

“Jika kita memberi anak materi bacaan yang memiliki nilai moral, ini akan membangun karakter mereka sendiri. Anak jadi tahu mana yang bagus dan mana yang tidak, bukan menyerap begitu saja perkataan orang-orang di sekelilingnya,” ujar Yessi.

Sebagai contoh, Yessi melihat seorang anak di TBI yang duduk di kelas 6 SD dengan kenakalan luar biasa. Tapi ketika anak tersebut bergabung dengan TBI yang memiliki kegiatan membaca dan berolahraga, ia jadi memiliki semacam pelampiasan atas emosi yang di dalam diri.

“Perubahannya terlihat jelas sekali dan kita bisa lihat juga bahwa teman-teman badung lain di sekitarnya tidak memberi dampak buruk lagi ke anak ini,” cerita Yessi.

Nilai moral dari buku inilah yang coba ditanamkan Kredit Cepat saat menyumbangkan 1.000 pada TBI. Buku-buku ini nantinya akan disebarkan ke-23 TBI yang ada di Indonesia, termasuk di Tapanuli, Ketapang, Jember, Maluku Tenggara Barat, dan Jabodetabek.

Buku juga dianggap sebagai dasar dari sebuah pendidikan seorang anak. Nantinya pendidikan generasi mudalah yang bakal membuat perubahan di masa depan.

“Pesan dari 1.000 buku lebih kepada dorongan untuk pemerintah dan perorangan untuk membuat mereka berpikir bahwa mereka bisa berbuat sesuat untuk anak-anak,” ujar Southeast Asia Regional Director Kredit Cepat, Ingars Zagorskis, kala ditemui di kesempatan yang sama.

“Jika kami memiliki mempunyai peluang memberi mereka bahan bacaan yang berkualitas maka kami akan sangat senang memberikannya,” tambahnya.

Zagorskis sendiri adalah bapak dari dua orang anak –salah satunya baru berusia dua bulan. Menurut Zagorskis, ia sebagai orangtua punya pesan moral yang ingin diteruskan pada anak-anaknya melalui buku cerita. Sebab, tiap buku mengandung pesan yang bisa diberikan nilai tambahan untuk mengiringi mereka tumbuh dan berkembang.

“Jadi peran saya sebagai orangtua adalah jadi perantara antara kisah di buku dengan nilai yang ingin saya sampaikan ke anak,” tutupnya.

Well, sudah siap membacakan buku cerita untuk si kecil hari ini?

About Author

Related posts

Ketika Anak Perempuan Malu dengan Bentuk Tubuhnya

Sebuah survei menunjukkan, usia rata-rata di mana anak perempuan pertama kali sadar mengenai tubuhnya semakin muda yaitu pada umur 9-10 tahun. Di umur ini, anak perempuan mulai berbicara tentang fakta bahwa beberapa anak di kelasnya “memiliki perut” dan beberapa tidak. Dan walaupun kedengarannya masih muda untuk mengkhawatirkan soal perut...

Read More

Mom, Kenali Penyebab Sariawan pada Si Kecil !

Sariawan tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja karena penyakit ini juga bisa menyerang anak-anak. Sariawan sendiri akan muncul di area lidah, bibir, atau di berbagai area bagian dalam mulut. Secara umum, area mulut yang terkena sariawan akan dikelilingi guratan merah dan menimbulkan rasa sakit. Anak-anak yang sariawan, umumnya...

Read More

Kapan Suara Si Jagoan Kecil Berubah?

Masa pubertas adalah masa penting dalam kehidupan seseorang karena di masa ini, seorang anak mengalami begitu banyak perubahan dalam hidupnya. Tak terkecuali perubahan fisik. Masa pubertas datangnya tak dapat diprediksi, baik itu pada anak lelaki maupun perempuan. Tetapi, sesungguhnya tanda-tandanya bisa terlihat. Pada anak lelaki, salah satunya adalah lewat...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: