Memiliki keluarga yang sehat dan bahagia saleh ibarat memiliki miniatur surga, menjadi tempat beristirahat dari segala kelelahan rutinitas, menjadi sumber energi untuk mengisi keimanan, dan menjadi muara untuk berbagi cinta dan kasih sayang

Dalam parenting, terdapat hak-hak yang seharusnya kita penuhi dalam keluarga, yakni memenuhi kebutuhan yang tak hanya terlihat mata seperti harta benda namun juga kebutuhan yang tak terlihat, seperti membaiki keluarga. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan mempunyai quality time bersama keluarga.

Ditengah kesibukan waktu yang ada, orang tua dituntut untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan quality time dengan keluarga. Hal ini penting agar hubungan emosional antarkeluarga dapat tercipta dan menjadi semakin dekat. Berikut ini terdapat beberapa tips dalam parenting islami untuk memanfaatkan quality time dengan keluarga.

1. Beribadah Bersama

Melakukan ibadah bersama merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh keluarga. Seperti misalnya sebelum  melakukan aktivitas harian, keluarga dapat melaksanakan salat subuh berjamaah. Selain itu,  ketika hari weekend tiba, keluarga dapat salat berjamaah dari subuh sampai isya, dilanjutkan dengan membaca Alquran, dll. Hal ini penting, sebab quality time  seperti ini tak hanya dapat mendekatkan hati sesama keluarga, namun juga dapat menambah keimanan dan kecintaan.

2. Liburan

Sesekali ajaklah keluarga untuk berlibur. Tak harus jauh atau mahal, sebab yang terpenting dari berlibur itu sendiri ialah quality time bersama keluarga. Dengan berlibur, masing-masing keluarga dapat me-refresh kembali jiwa dan raga mereka dari lelahnya rutinitas. Bagi sang anak, hal ini dapat menjadi momen berharga, sebab mereka tak hanya dapat bermain namun juga dapat lebih dekat dengan orang tua. Di momen seperti ini, keluarga bisa saling berbagi cerita tentang banyak hal, bisa saling memberikan support, saling belajar, dan  saling mengaitkan hati yang satu dengan lainnya.

3. Olahraga Bersama

Olahraga bersama bisa menjadi momen untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan lainnya dengan santai, namun tetap berkualitas tanpa harus kehilangan esensi dari kegiatan olahraga itu sendiri. Menjalin keakraban sembari menyehatkan badan. Menjaga kebugaran setiap anggota keluarga juga perlu diperhatikan. Olahraga yang dapat dilakukan seperti misalnya, panahan, berkuda, berenang, jogging, bersepeda,, ataupun sekedar berjalan kaki di pagi atau sore hari.

4. Makan Bersama

Orang tua dianjurkan membiasakan keluarganya untuk makan bersama. Entah itu sekedar sarapan ataupun makan malam. Dalam sehari diusahakan keluarga melakukan aktivitas ini. Makan bersama keluarga dapat memberikan rasa kedekatan dan rasa nyaman.

5. Hari Khusus Bersama Keluarga

Dalam seminggu, usahakanlah untuk menetapkan satu hari untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Dalam sehari itu, keluarga dapat berkumpul dan bertatap muka secara langsung. Keluarga dapat melakukan banyak hal secara bersama-sama, misalnya membaca buku, menonton acara tv yang berkualitas, diskusi, dan memasak secara bersama-sama.

6. Batasi Penggunaan Gadget

Usahakan ketika bersama keluarga, gadget tak lagi digunakan secara fulltime seperti hari-hari biasanya. Bila dirasa memang perlu, keluarga dapat membuat peraturan untuk mematikan gadget dalam waktu-waktu tertentu. Karena seringkali interaksi kita dengan keluarga terganggu sebab terlalu sering berurusan dengan gadget.

Momen bersama keluarga merupakan suatu hal berharga, dapat membuat hubungan keluarga menjadi lebih hangat dan kecintaan terhadap keluarga akan semakin bertambah.

About Author

Related posts

Umur Berapa Anak Boleh Puasa?

Puasa merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang sudah baligh atau sudah melewati masa puber. Namun, banyak keluarga yang sudah menerapkan puasa untuk anaknya dari usia dini, dari menerapkan puasa setengah hari sampai puasa satu hari penuh. Hal ini dilakukan untuk membiasakan anak berpuasa di bulan Ramadan sehingga nanti jika...

Read More

Oh Tidak, Orangtua Terlanjur Memukul Anak

Kerap terjadi konflik antara orang tua dengan anaknya yang sudah remaja. Alasannya bisa bermacam-macam, entah itu beda pendapat, anak membantah perintah orang tua, anak pulang malam, atau sebab-sebab lainnya. Dalam situasi konflik yang agak panas, tak jarang orang tua lepas kontrol sehingga terjadi pemukulan secara fisik. Psikolog Klinis Remaja,...

Read More

Buah Hati Anda Grogi Sebelum Ujian di Sekolah?

Jika memiliki anak yang sedang bersekolah, tentu ujian jadi hal yang sangat penting bagi si anak. Nah, ujian ini sedikit banyak akan menimbulkan rasa cemas pada si kecil. Bahkan tak sedikit yang sampai stres dan ketakutan memikirkan ujian ini. Ujian menjadi hal yang sangat penting di jaman kompetisi seperti...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: