Membiasakan Pola Hidup Sehat Pada Remaja

Masa remaja adalah masa pertumbuhan fisik, emosional, mental dan intelektual yang krusial. Maka dari itu, orang tua perlu menanamkan kebiasaan gaya hidup yang mendukung kesehatan anak remajanya baik itu secara fisik maupun psikologis. Hal ini penting agar remaja melakukan aktivitas positif sehingga tumbuh dan berkembang menjadi orang dewasa yang sehat dan cerdas.

Ada beberapa pola gaya hidup yang perlu ditumbuhkan orang tua terhadap anaknya yang memasuki usia remaja, yakni :

Makan makanan sehat

Remaja perlu mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Buah-buahan dan sayuran mengandung vitamin dan mineral yang penting mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Ini juga membantu menghindarkan mereka dari risiko obesitas. Hindari konsumsi makanan cepat saji atau junk food.

Aktif bergerak

Melakukan aktivitas fisik membantu menjaga jantung dan paru-paru tetap kuat dan membuat “hati” lebih bahagia. Olahraga membantu merangsang pelepasan endorfin, yaitu zat kimia otak yang meningkatkan mood. Untuk tetap fit, remaja disarankan untuk berolahraga rutin setidaknya 30 menit dalam sehari.

Cukupi kebutuhan cairan

Menurut British Nutrition Foundation, remaja harus diarahkan untuk minum enam sampai delapan gelas air putih per hari. Jumlah tersebut meningkat untuk remaja yang terlibat dalam olahraga atau yang aktif. Selain air putih, sumber cairan lainnya adalah jus buah alami dan susu rendah lemak. Minuman manis dan berkafein harus dibatasi atau bahkan dihindari karena hanya berkontribusi terhadap kelebihan gula yang tidak baik untuk kesehatan.

Cukup tidur

Padatnya aktivitas di sekolah membuat tubuh remaja butuh masa pemulihan energi yang cukup. Remaja membutuhkan setidaknya sembilan jam tidur setiap malam agar bisa berfokus menjalani aktivitasnya di siang hari. Untuk itu, perlu mengatur jadwal tidur yang teratur. Sebelum tidur, luangkanlah satu jam “waktu tenang”, di mana perangkat elektronik seperti smartphone sebaiknya dimatikan agar otak dan tubuh menjadi lebih rileks. “Waktu tenang” itu bisa diisi dengan membaca buku atau mendengarkan musik klasik.

About Author

Related posts

Tips Mudik Dengan Si Kecil Tanpa Panik

Salah satu hal yang menyenangkan dari momen lebaran adalah kesempatan mudik ke kampung halaman. Bertemu dan berkumpul bersama keluarga, akan membuat lebaran kamu semakin semarak. Namun situasi akan berbeda jika tahun ini kamu harus mudik dengan si kecil. Perjalanan akan penuh kekhawatiran, takut jika si kecil tiba-tiba rewel. Apalagi...

Read More

Pahami Pentingnya Istirahat Sekolah bagi Anak

Pahami Pentingnya Istirahat Sekolah bagi Anak – Waktu istirahat saat ini tidak banyak mendapat perhatian baik dari pihak sekolah maupun orangtua siswa. Waktu istirahat cenderung dipahami hanya untuk melepas penat belajar, waktu untuk membeli jajan dan sekedar memberi kesempatan anak untuk bermain-main sejenak. Padahal, dalam studi para ahli menyimpulkan,...

Read More

10 Kiat Membantu Anak Sukses (Bag. 1)

1. Kenali Guru Anak-anak dapat berprestasi dengan baik bila orangtua turut terlibat dalam proses pendidikannya. Seperti menghadiri acara sekolah, bertemu dengan orangtua siswa yang lain, juga mengenal gurunya. Orantua anak juga dapat bertemu dengan wali kelasnya untuk membahas program dan aturan sekolah, perkembangan anak-anak, serta berbagai pilihan yang perlu...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: