Mudahnya Menumbuhkan Cinta Tanah Air pada Anak

Pengenalan budaya dan penanaman nilai luhur perlu ditanamkan pada anak sejak usia dini, demikian dilansir laman kemdikbud.go.id. Sudah seharusnya orang tua  berupaya memperkenalkan budaya nasional kepada anak-anak, agar mereka mencintainya dengan senang hati dan tanpa paksaan. Itulah yang disebut Literasi Budaya, yang saat ini digalakkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Apa yang bisa orang tua lakukan?

Menjadi teladan

Orang tua harus pertama-tama mencintai budaya asli leluhurnya atau budaya daerah setempat di mana Anda tinggal. Ketika anak melihat teladan dari orang tuanya, maka anak akan meniru dengan senang hati.

Menggunakan bahasa daerah di rumah

Gunakan bahasa daerah dari mana Anda berasal ketika berada di rumah, sehingga kelestarian masing-masing bahasa daerah akan tetap terjaga.

Mengikuti les keterampilan

Mengikutsertakan putra atau putri Anda ke dalam ekstrakurikuler sekolah atau sanggar-sanggar kesenian adalah salah satu cara memperkenalkan sekaligus untuk mempelajari keterampilan-keterampilan kesenian daerah, tidak hanya dari daerah asal Anda tetapi juga kesenian dari daerah lain.

Rekreasi budaya keluarga

Alih-alih pergi ke mal atau tempat-tempat hiburan modern, ajak anak-anak untuk mengunjungi pusat-pusat kesenian daerah setempat, seperti: pusat kesenian membatik, pusat kesenian musik tradisional, museum budaya, dll.

Makanan dari Daerah yang Berbeda

Mungkin tiap dua minggu kita bisa mengajak anak-anak mencari tema makanan daerah yang dapat kita coba untuk menu istimewa di akhir pekan. Nasi uduk ala Betawi untuk sarapan di Minggu pagi, Rawon Surabaya, masakan Padang yang pedas, ayam Betutu khas Bali, untuk kesempatan berikutnya.

Variasi Buku Bacaan

Belikan mereka buku cerita rakyat dari berbagai macam daerah. Bawang Merah Bawang Putih, Roro Jonggrang, Legenda Malin Kundang, dan sebagainya dapat kita jadikan pilihan bagi anak-anak usia sekolah dasar.

Aneka Pakaian Tradisional

Biasanya, tiap peringatan hari Kartini atau 17 Agustus di sekolah, anak akan diminta mengenakan pakaian tradisional. Manfaatkan momen ini untuk mengajarkan indahnya budaya masing-masing daerah. Kebaya yang cantik atau baju kurung yang cerah untuk si gadis kecil dan pesa’an ala Madura atau beskap bagi si bujang. Jelaskan dari mana asal mula atau inspirasi baju-baju yang mereka kenakan tersebut.
 
Buat Kerajinan Tangan Bertemakan Budaya Tertentu
Orang tua dan anak-anak dapat mencari ide kerjainan sederhana dari internet yang bertemakan budaya tertentu, baik dari Indonesia maupun seluruh dunia. Misalnya origami dari Jepang atau kertas mewarna dengan gambar etnik tertentu. Saat anak-anak mengerjakannya, ceritakan pada mereka tentang daerah atau negara tersebut. Di mana letaknya, apa saja musim yang mereka miliki, bagaimana bahasanya, serta keunikannya.
 
Hadiri Acara-Acara Kebudayaan Bersama Keluarga
Di beberapa sekolah, biasanya diadakan International Day, di mana kita dan anak-anak dapat berpartisipasi untuk mengenali budaya kita sendiri dan mempelajari budaya lain. Kalau tidak ada, cari acara yang bertemakan kebudayaan daerah atau budaya tertentu.

About Author

Related posts

Umur Berapa Anak Boleh Puasa?

Puasa merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang sudah baligh atau sudah melewati masa puber. Namun, banyak keluarga yang sudah menerapkan puasa untuk anaknya dari usia dini, dari menerapkan puasa setengah hari sampai puasa satu hari penuh. Hal ini dilakukan untuk membiasakan anak berpuasa di bulan Ramadan sehingga nanti jika...

Read More

Oh Tidak, Orangtua Terlanjur Memukul Anak

Kerap terjadi konflik antara orang tua dengan anaknya yang sudah remaja. Alasannya bisa bermacam-macam, entah itu beda pendapat, anak membantah perintah orang tua, anak pulang malam, atau sebab-sebab lainnya. Dalam situasi konflik yang agak panas, tak jarang orang tua lepas kontrol sehingga terjadi pemukulan secara fisik. Psikolog Klinis Remaja,...

Read More

Buah Hati Anda Grogi Sebelum Ujian di Sekolah?

Jika memiliki anak yang sedang bersekolah, tentu ujian jadi hal yang sangat penting bagi si anak. Nah, ujian ini sedikit banyak akan menimbulkan rasa cemas pada si kecil. Bahkan tak sedikit yang sampai stres dan ketakutan memikirkan ujian ini. Ujian menjadi hal yang sangat penting di jaman kompetisi seperti...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: