Makan pakai sendok dan garpu tanpa bikin meja makan berantakan adalah hal yang wajar bagi kebanyakan orang dewasa. Namun, bagi anak-anak ini adalah tugas yang sulit dan Anda perlu melatihnya. Namun, haruskah anak makan pakai sendok dan garpu bersamaan? Ini diajawabannya.

Tahukah Anda memegang garpu atau sendok pada anak-anak itu membutuhkan keterampilan khusus? Ya, di usianya yang muda, anak-anak masih mengembangkan keterampilan motorik, yaitu gerak jari tangan untuk memegang sesuatu.

Nah, keterampilan jari tangannya ini umumnya akan ditunjukkan si kecil saat ia berusia 6 bulan. Kemudian, memasuki usia 1 tahun, ia sudah mulai bisa mempertahankan benda yang dipegangnya tidak jatuh ke bawah. Pada saat inilah anak sudah siap dilatih menggunakan sendok dan garpu.

Melatih anak makan pakai sendok atau garpu itu penting. Pasalnya, saat anak sudah besar, ia harus bisa makan sendiri. Tidak dengan tangan kosong, tapi menggunakan sendok maupun garpu.

Mana yang lebih baik, sendok lebih dulu atau sekaligus dengan garpu?

Mengajari anak makan pakai sendok atau garpu termasuk salah satu cara untuk menumbuhkan perilaku mandiri pada anak. Lantas, apakah harus diajari bersamaan?

Melatih penggunaan sendok dan garpu pada anak-anak harus dilakukan secara bertahap. Ajari penggunaan sendok lebih dahulu, kemudian ganti dengan garpu saat ia sudah mahir memegang sendok. Kenapa harus bertahap?

Sederhananya, makanan yang pertama kali di makan oleh anak adalah makanan lembut yang cair, seperti sari buah, bubur tim, biskuit bayi, dan nasi yang diberi kuah. Makanan tersebut tentu akan lebih mudah dimakan dengan sendok, bukan? Jadi, mengajari anak menggunakan sendok akan memudahkannya menikmati makanan ini.

Pertimbangan lainnya adalah menggunakan garpu lebih membutuhkan perhatian ekstra. Bentuk garpu yang terdiri dari dua atau tiga ujung yang tajam tentu berbahaya jika digunakan anak secara sembarangan.

Untuk itu, anak harus lebih dulu mahir menggunakan sendok sebelum belajar menggunakan garpu. Biasanya anak-anak akan menghabiskan waktu kurang dari 3 bulan untuk belajar menggunakan sendok.

About Author

Related posts

Perlukah Mengajarkan Anak Dua Bahasa?

Beberapa orang tua hanya mengajarkan satu bahasa pada anaknya sampai masa di mana para guru di prasekolah atau kelompok bermainlah yang melakukannya. Anak-anak yang dari awal hanya mengenal satu bahasa jadi kebingungan dan butuh waktu penyesuaian yang lama saat harus menggunakan bahasa lain selain yang biasa mereka gunakan di...

Read More

Anak Anda Mudah Akrab Dengan Orang Baru?

Atta, 2 tahun, mudah sekali akrab dengan orang-orang baru. Ia tidak ragu digendong oleh teman-teman ibunya. Ketika diajak ke taman, ia juga mudah akrab dengan anak-anak seusianya. Waktu itu, hari sedang hujan deras, ibunya tak bisa mengajak Atta pergi ke taman. Lalu, ia pun tampak kesal dan marah. Normalkah?...

Read More

Alasan Harus Mengikuti Kelas Parenting

Di sebagian besar waktu dalam hidup kita, kita tidak akan berani melakukan sesuatu yang besar atau penting tanpa persiapan. Kita akan meminta saran, belajar dan menemukan strategi untuk performa yang lebih baik, dan berlatih, berlatih, berlatih. Namun untuk beberapa alasan, kita sebagai orangtua sering merasa ragu untuk mengambil pendekatan...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: