Seni Menghadapi Anak Usia Remaja

Memasuki jenjang pendidikan SMP merupakan saat seorang anak  memasuki tahap remaja awal, saat dimana seorang anak tak lagi mau disebut anak-anak tapi juga belum siap disebut dewasa. Inilah  yang disebut masa peralihan yang sulit dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa inilah seseorang banyak sekali mengalami perubahan, karena mereka cenderung lebih labil.

Terdapat sejumlah karakteristik yang menonjol pada anak usia SMP ini, yaitu. Terjadinya ketidakseimbangan proporsi tinggi dan berat badan, timbulnya cirri-ciri seks sekunder, kecenderungan ambivalensi, antara keinginan menyendiri dengan keingin bergaul,  senang membandingkan kaedah-kaedah, nilai-nilai etika atau norma dengan kenyataan yang terjadi dalam kehidupan orang dewasa, reaksi dan ekspresi emosi masih labil, mulai mengembangkan standard dan harapan terhadap perilaku diri sendiri yang sesuai dengan dunia sosial dan cenderungan minat dan pilihan karer relatif sudah lebih jelas.

Bagaimana orang tua bersikap dalam menghadapi anak usia ini? Dikutip dari Boldsky, ini dia sikap-sikap yang dapat dilakukan orang tua:

Berhentilah Melindungi Anak

Seringkali orang tua tidak ingin anaknya pergi keluar pada malam hari atau pergi sendiri ke sekolah sendiri karena ingin melindungi. Tetapi, untuk mengasuh anak dan menjadikan mereka mandiri, Anda perlu menahan sedikit naluri pelindung Anda, apalagi jika cenderung mengekang. Biarkan anak-anak menggunakan transportasi umum dan biarkan mereka berani keluar dan belajar mengambil risiko untuk diri sendiri.

Biarkan Mereka Melihat Kerasnya Kenyataan

Kerasnya kenyataan tidak melulu mengenai pemerkosaan, AIDS, prostitusi, pornografi dan masih banyak lagi. Namun, anak-anak Anda tidak bisa polos selamanya. Mungkinkan mereka untuk melihat berita yang berkaitan dengan topik ini sehingga mereka tahu apa yang terjadi di dunia.

Berikan Uang

Anda dapat memberikan anak Anda cukup uang untuk memulai sesuatu dari mereka sendiri. Tetapi, jangan beri mereka terlalu banyak yang membuat mereka terlalu puas. Pastikan bahwa mereka tidak kelaparan tetapi ajarkan juga bahwa anak harus bekerja keras untuk menghidupi kehidupannya.

Biarkan Mereka Membuat Kesalahan

Jangan terlalu takut ketika mengetahui anak akan didenda karena berkendara dengan cepat atau gagal ujian. Kebebasan itu mutlak. Tetapi, pastikan Anda mengambil tindakan hukuman yang tepat untuk itu. Jika anak gagal dalam ujian, kurangi uang sakunya. Jika mereka minum-minuman beralkohol dan mengemudi, jangan biarkan mereka berkendara. Hukuman harus relevan dan membuat jera ditempat yang tepat.

Dorong Mereka Untuk Mengeluarkan Pendapatnya

Pendapat anak mungkin sedikit berbeda dengan Anda tetapi penting sekali untuk bertanya pendapat mereka. Nah, oleh sebab itu dorong mereka untuk berbicara dan berdebat dengan Anda tentang beberapa hal. Tetapi ingat, berdebatlah dengan sehat sebab berdebat itu baik. Inilah alasannya mengapa Anda harus membiarkan anak menjadi mandiri.

About Author

Related posts

Tips Mudik Dengan Si Kecil Tanpa Panik

Salah satu hal yang menyenangkan dari momen lebaran adalah kesempatan mudik ke kampung halaman. Bertemu dan berkumpul bersama keluarga, akan membuat lebaran kamu semakin semarak. Namun situasi akan berbeda jika tahun ini kamu harus mudik dengan si kecil. Perjalanan akan penuh kekhawatiran, takut jika si kecil tiba-tiba rewel. Apalagi...

Read More

Pahami Pentingnya Istirahat Sekolah bagi Anak

Pahami Pentingnya Istirahat Sekolah bagi Anak – Waktu istirahat saat ini tidak banyak mendapat perhatian baik dari pihak sekolah maupun orangtua siswa. Waktu istirahat cenderung dipahami hanya untuk melepas penat belajar, waktu untuk membeli jajan dan sekedar memberi kesempatan anak untuk bermain-main sejenak. Padahal, dalam studi para ahli menyimpulkan,...

Read More

10 Kiat Membantu Anak Sukses (Bag. 1)

1. Kenali Guru Anak-anak dapat berprestasi dengan baik bila orangtua turut terlibat dalam proses pendidikannya. Seperti menghadiri acara sekolah, bertemu dengan orangtua siswa yang lain, juga mengenal gurunya. Orantua anak juga dapat bertemu dengan wali kelasnya untuk membahas program dan aturan sekolah, perkembangan anak-anak, serta berbagai pilihan yang perlu...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: