Salah satu faktor penentu kesuksesan seorang anak di masa depan adalah cara mendidik anak sesuai zamannya. Ada banyak sekali cara mendidik anak yang bisa ditiru para orang tua jaman sekarang, apa sajakah itu?

Membiasakan Anak Mengenal Lingkungan Luar

Tips modern parenting pertama yang harus diterapkan orang tua adalah dengan membiasakan mereka mengenal lingkungan sekitarnya. Salah satu caranya adalah dengan sering-sering mengajaknya keluar rumah. Tidak perlu yang mahal atau jauh dari rumah, di kompleks sekitar rumah juga tak masalah.

Selain berdampak positif untuk tumbuh kembangnya (karena paparan sinar matahari pagi dan udara segar), hal ini juga akan memperbaiki kemampuan sosialisasi anak sehingga ia akan mudah menyesuaikan diri saat beranjak dewasa.

Jangan Bebani Anak dengan Kegiatan Tambahan

Orang tua mana pun tentu ingin memiliki anak yang sukses dan berprestasi di sekolah. Oleh karena itu, banyak sekali yang mendaftarkan anaknya untuk ikut pelajaran tambahan yang sebetulnya tidak dibutuhkan, bahkan hanya akan menambah beban sang anak.

Padahal, tahukah Anda kalau kegiatan yang super padat hanya akan memicu stres pada anak? Untuk itu, usahakan jangan terlalu memaksakan kehendak pribadi anda kepada mereka. Dunia anak adalah bermain. Belajar tentu kegiatan yang sangat penting untuk mereka, tapi mengorbankan waktu bermain anak bukanlah keputusan yang terbaik.

Jangan Takut Kotor

Metode modern parenting ketiga inilah yang dalam beberapa tahun sedang gencar dikampanyekan banyak orang tua dan lembaga pendidikan. Jika zaman dulu banyak ibu melarang anaknya bermain kotor-kotoran, sekarang justru sebaliknya.

Biasakan anak anda untuk lebih banyak menghabiskan waktunya dengan berkotor-kotoran, entah main lumpur atau mandi hujan. Selain bagus untuk sistem imunitasnya, kegiatan ini juga akan membuat anak belajar bersenang-senang dari hal-hal kecil di sekitarnya.

Sekali Waktu Abaikan Tradisi

Banyak sekali metode parenting konvensional  justru kurang tepat diterapkan di zaman sekarang ini. Sekali waktu, abaikan tradisi atau “budaya” mengasuh anak yang dianjurkan orang lain dan mulailah menemukan cara mendidik anak yang  menurut Anda paling tepat untuk anak anda. Kenapa begitu? Karena orang tua lah yang paling mengerti tentang sang anak.

Tidak perlu khawatir dengan hal-hal pamali yang banyak dikatakan orang lain. Percayalah, selama Anda yakin tindakan yang dilakukan itu baik untuk anak anda, lakukan saja.

Berilah Pujian

Siapa pun pasti sangat senang jika diberikan apresiasi/ pujian, apalagi anak-anak. Pujian adalah sikap apresiasi kita terhadap tindakan atau sikap mereka yang baik. Dibanding terlalu banyak mengkritik kesalahan mereka, biasakan memberi pujian untuk anak. Hal ini dapat menyebabkan mereka untuk mengulang sikap/ tindakan baik yang telah mereka lakukan sebelumnya.

Tidak perlu menunggu prestasi yang wow, sebab Anda bisa memanfaatkan momen apa pun untuk memuji mereka, misalnya ketika mereka berhasil mengikat tali sepatunya sendiri. Sebisa mungkin hindari memberikan pujian yang menyangkut fisik seperti, “Adik cantik/ganteng sekali”. Sebagai alternatif, Anda bisa memakai kalimat semacam, “Terima kasih. Adik memang pintar.”

Berani Mengambil Risiko

Kebiasaan protektif alias serba melarang yang dilakukan orang tua ternyata berdampak buruk pada masa depan anak, lho. Hal tersebut akan membuat anak takut mengambil risiko dan enggan keluar dari zona nyaman yang justru akan berdampak buruk pada kehidupannya saat ia beranjak dewasa. Biasakan anak untuk belajar menempuh risiko sejak dini agar terbiasa saat sudah dewasa kelak.

Jangan Lupa Vitamin

Selain keenam tips di atas, jangan lupa juga imbangi kebutuhan anak dengan memberinya asupan, vitamin anak, atau dan suplemen bergizi lain untuk memperbaiki nafsu makannya, membantu perkembangan otak, serta meningkatkan sistem imun tubuh. Saat anak kecil, pasti ada waktu dimana dia susah makan, gamau makan sayur, dan lain-lain. Suplementasi vitamin sangat dibutuhkan oleh anak-anak untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya setiap hari.

About Author

Related posts

Dampak Buruk Memanjakan Anak dengan Mainan

Sebagai orangtua, kita ingin anak selalu bahagia, bukan berarti caranya harus selalu dengan memberikan mainan berlebih. Sebab, memanjakan anak dengan mainan bisa berdampak buruk dan mengganggu beberapa aspek dalam tumbuh kembangnya. Dilansir dari euphonymag.com, ada empat dampak buruk yang bisa terjadi bila anak memiliki terlalu banyak mainan. 1. Daya...

Read More

Mendidik Tanpa Membuat Anak Stres

Mendidik anak agar selalu bahagia tidak harus memberinya kemewahan dan bantuan-bantuan. Malah kalau terlalu memanjakannya, anak akan sulit tumbuh menjadi pribadi yang mandiri di masa depan. Memberikan masa kecil yang bahagia sangat penting agar anak nanti bisa tumbuh jadi orang sukses dan tidak gampang stres. Sebagai orangtua, kita bisa...

Read More

Kesuksesan Anak Dimulai Dari Rumah

Orangtua tentu akan bangga bila anak-anak nya berhasil meraih prestasi. Kesuksesan anak bisa dimulai dari kebiasaan anak di rumah. Karena itu orang tua paling tidak bisa memilih tempat tinggal dan lingkungan yang baik, sekolah yang tepat, dan kesempatan anak untuk berkembang dalam populasi yang ramah. Sebagai orangtua, Anda harus...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: