Kegiatan menidurkan anak di malam hari tentu menjadi agenda rutin Ayah dan Bunda kepada anak yang masih kecil atau yang sulit tidur sendiri sebelum ditemani. Saat anak ingin tidur, ada beberapa hal positif yang bisa dilakukan orang tua agar anak tertidur dengan pulas. Beberapa orang tua mungkin mendapati anak yang terbangun malam hari, faktornya tentu beragam, anak merasa tidak nyaman, udara yang panas atau justru udara terlalu dingin.

Agar anak bisa tertidur dengan nyenyak, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh orang tua sebelum menidurkan anak. Tujuannya tentu agar anak tidur nyenyak dan bangun saat pagi hari dengan perasaan gembira.

1. Mengganti Pakaian Anak setelah Seharian Beraktivitas

Anak cenderung tidak peduli dengan apa yang dikenakannya, entah itu kotor atau bersih. Meski sudah mandi sore, aktivitas anak menjelang malam tentu berbeda-beda. Jika anak aktif, tentu banyak gerakan di luar atau dalam rumah yang membuat mereka banyak berkeringat dan beraroma tubuh tidak sedap.

Untuk itu, tugas kita sebagai orang tua untuk mengganti pakaian anak sebelum tidur. Ganti pakaian dengan yang bersih dan nyaman untuk tidur, seperti piyama atau apapun yang berbahan dasar lembut. Mengganti pakaian juga mencegah kuman dan penyakit dari luar yang ikut menempel di tempat tidur semalaman.

2. Menggosok Gigi dan Membersihkan Tubuh

Gigi adalah pintu gerbang masuknya kuman penyakit ke dalam tubuh. Idealnya, menggosok gigi dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari, salah satunya adalah pada saat malam hari. Menggosok gigi sangat penting dilakukan untuk membuang kuman dan bakteri yang ada dalam gigi. Karena itulah, kebiasaan menggosok gigi sebelum tidur perlu ditanamkan pada anak sejak dini. 

Selain menggosok gigi, kebersihan tubuh lain juga harus diperhatikan, seperti mencuci kaki, tangan dan wajah anak.

3. Menyiapkan Keperluan Sekolah Esok Hari

Agar tidak terburu-buru keesokan harinya, tanyakan pada anak apakah keperluan sekolahnya sudah disiapkan? Latih anak secara mandiri mengetahui barang apa saja yang harus dibawa ke sekolah, mata pelajaran esok hari dan kegiatan yang akan dilakukan pada hari itu.

Usahakan agar orang tua cukup membantu mempersiapkan hal itu, bukan mempersiapkan semuanya. Jika anak sudah mandiri mengerjakan pekerjaannya, jangan lupa orang tua mengecek ulang keperluan anak. Jangan lupa bertanya tentang pekerjaan rumah dari sekolah serta latihan sekolah yang belum dikerjakan.

4. Membacakan Dongeng Sebelum Tidur

Membacakan dongeng sebelum tidur memiliki banyak manfaat bagi anak, diantaranya mengembangkan imajinasi anak, mengembangkan kemampuan bahasa, menstimulasi otak, memupuk kegemaran membaca, menambah pengetahuannya dan membantu membentuk karakter anak.

Membacakan dongeng sebelum tidur juga menambah kelekatan antara orang tua dan anak. Hal ini merupakan moment berharga bagi anak yang tak akan dilupakannya. Jangan lupa ucapkan selamat tidur lalu mengecup keningnya, akan menambah ikatan batin antara orang tua dan anak.

5. Membaca Doa Bersama

Membiasakan anak mengenal Tuhan salah satunya yakni dengan mengajarkan doa-doa keseharian, seperti doa makan, hendak tidur atau bangun tidur. Terkadang orang tua justru lupa mengajak anak untuk berdoa sebelum mereka terlelap. Tanyakan kepada anak, apakah mereka sudah membaca doa sebelum tidur, jika belum, bimbinglah anak untuk membaca doa. Bisa juga dengan membacakan buku doa bergambar untuk anak.

About Author

Related posts

Perlukah Mengajarkan Anak Dua Bahasa?

Beberapa orang tua hanya mengajarkan satu bahasa pada anaknya sampai masa di mana para guru di prasekolah atau kelompok bermainlah yang melakukannya. Anak-anak yang dari awal hanya mengenal satu bahasa jadi kebingungan dan butuh waktu penyesuaian yang lama saat harus menggunakan bahasa lain selain yang biasa mereka gunakan di...

Read More

Anak Anda Mudah Akrab Dengan Orang Baru?

Atta, 2 tahun, mudah sekali akrab dengan orang-orang baru. Ia tidak ragu digendong oleh teman-teman ibunya. Ketika diajak ke taman, ia juga mudah akrab dengan anak-anak seusianya. Waktu itu, hari sedang hujan deras, ibunya tak bisa mengajak Atta pergi ke taman. Lalu, ia pun tampak kesal dan marah. Normalkah?...

Read More

Alasan Harus Mengikuti Kelas Parenting

Di sebagian besar waktu dalam hidup kita, kita tidak akan berani melakukan sesuatu yang besar atau penting tanpa persiapan. Kita akan meminta saran, belajar dan menemukan strategi untuk performa yang lebih baik, dan berlatih, berlatih, berlatih. Namun untuk beberapa alasan, kita sebagai orangtua sering merasa ragu untuk mengambil pendekatan...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: