Tips Mudik Dengan Si Kecil Tanpa Panik

Salah satu hal yang menyenangkan dari momen lebaran adalah kesempatan mudik ke kampung halaman. Bertemu dan berkumpul bersama keluarga, akan membuat lebaran kamu semakin semarak. Namun situasi akan berbeda jika tahun ini kamu harus mudik dengan si kecil. Perjalanan akan penuh kekhawatiran, takut jika si kecil tiba-tiba rewel. Apalagi jika kamu melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum.

Berikut adalah tips untuk membuat perjalanan mudik bersama si kecil berjalan menyenangkan. Check this out!

Amati Kebiasaannya

Meskipun kamu terbiasa bersama si kecil setiap hari, tapi akan lebih baik jika kamu mengamati kebiasaan detail si kecil. Perhatikan kapan si kecil harus tidur, makan, dan minum susu. Pelajari juga situasi apa yang membuat si kecil tenang.

Menjaga Kesehatan

Pastikan kesehatan si kecil saat akan mudik terjaga. Pastikan si kecil fit dan bugar selama perjalanan. Agar si kecil dapat menikmati suasana perjalanan, dan tetap nyaman meskipun harus melakukan perjalanan yang cukup lama.

Siapkan Semua Peralatan untuk Si Kecil

Siapkan semua perlengkapan yang dibutuhkan si kecil, seperti termos air hangat, susu, makanan dan camilan si kecil. Jangan lupa untuk menyiapkan baju ganti, agar si kecil tetap nyaman selama perjalanan. Dan jangan mengenalkan makanan baru selama perjalanan mudik, bisa jadi si kecil tidak cocol dengan makanan tersebut.

Tenang

Tidak perlu panik, cobalah untuk selalu tenang saat menghadapi ‘kejutan’ selama perjalanan dari si kecil. Sikap tenang kamu akan membuat si kecil merasa nyaman selama perjalanan.

Sesuaikan Jadwal

Sesuaikan jadwal perjalanan mudik dengan pola si kecil. Untuk melakukan perjalanan bersama si kecil pilih malam hari, karena jam biologisnya waktu tidur sehingga dia akan merasa lebih nyaman dalam perjalanan.

Jadikan momen mudik ini sebagai perkenalan bagi si kecil untuk perjalanan menyenangkan bertemu dengan keluarga. Selamat mencoba.

About Author

Related posts

Orangtua Wajib Pahami Psikologis Anak (Bag II)

Sensory Processing Disorder “Saat anak dilabeli sebagai pribadi yang nakal, tak jarang memiliki perilaku sensory processing disorder. Gejalanya mirip dengan ADHD dan ASD, sehingga anak kurang fokus terhadap hal apapun,” kata Alexandra Gabriella. Perlu Mama ketahui bahwa anak dengan perilaku sensory processing disorder terkesan tidak bisa diam, suka berteriak...

Read More

Orangtua Wajib Pahami Kondisi Psikologis Anak (Bag I)

Perkembangan dan karakter setiap anak tentu berbeda-beda, sehingga tidak bisa disamaratakan begitu saja. Seringkali anak memperlihatkan perilaku unik dan berbeda dari anak lain. Mungkin Mama sebagai orangtua seringkali merasakan kalau anak-anak di rumah lebih mudah menangis, tidak bisa diam, sering berbicara, terlalu aktif atau menggigit barang tertentu. Kondisi inilah...

Read More

Balita Paling Ogah Melakukan 7 Hal Ini

Saat sudah bisa bicara dan berpikir dengan logis, anak akan lebih menantang. Mereka sudah bisa menolak untuk melakukan sesuatu. Ada masanya dimana para balita selalu mengatakan tidak untuk semua hal. Tenang, itu hal wajar, Ma. Sudah jadi tugas orangtua untuk mengarahkannya agar tidak keluar jalur. Dari seluruh hal yang...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: