Bahasa Inggris di Rumah: Mulai dari Benda yang Anak Kenal

“Bun, bahasa Inggrisnya tas apa?”

Pertanyaan kecil seperti ini bisa menjadi awal kegiatan belajar bersama. Ayah/Bunda tidak perlu langsung menyiapkan banyak kosakata atau membuat sesi latihan panjang. Cukup mulai dari benda yang sedang dilihat, dipegang, atau digunakan anak.

Misalnya, saat menyiapkan perlengkapan sekolah, ajak anak mengenali kata bag, book, dan pencil. Pilih satu kegiatan yang terasa nyaman bagi keluarga. Kalau hari itu anak belum tertarik, kita bisa mencobanya lagi pada kesempatan lain.

Tujuannya sederhana: memberi kesempatan anak mengenal dan menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari.

1. Pilih sedikit kata yang dekat dengan keseharian

Coba pilih tiga benda yang ada di sekitar anak. Letakkan buku, pensil, dan tas di meja, lalu sebutkan namanya satu per satu.

“Ini buku. Dalam bahasa Inggris, kita menyebutnya book.”

Untuk anak TK, Ayah/Bunda bisa mengajak menunjuk atau mengambil benda yang disebutkan. Untuk anak SD, tawarkan kegiatan tambahan berupa menulis label dan menempelkannya pada benda tersebut.

Tidak perlu menambah kata baru setiap kali bermain. Gunakan kembali kata yang sama dalam kegiatan berbeda, misalnya saat merapikan meja atau memasukkan buku ke tas.

Jika Ayah/Bunda ragu dengan pengucapannya, dengarkan contoh audio dari kamus terlebih dahulu. Tidak apa-apa belajar bersama anak.

2. Ubah latihan menjadi permainan mencari benda

Setelah memberi contoh, ajak anak menjadi “pencari benda”.

“Can you find the book?”

Ayah/Bunda bisa membantu dengan menunjuk beberapa pilihan atau menjelaskan maksud pertanyaannya. Jika anak mengambil benda yang berbeda, ulangi contoh dengan tenang.

“Ini pencil. Yang kita cari book. Yuk, lihat lagi bersama.”

Untuk anak yang sudah mengenal kata-katanya, tukar peran. Biarkan anak menyebutkan benda yang harus dicari Ayah/Bunda.

Kegiatan ini bisa dilakukan saat menunggu waktu berangkat sekolah. Akhiri setelah beberapa putaran, atau ketika anak ingin beralih ke kegiatan lain. Tidak harus semua benda di rumah mendapat label bahasa Inggris hari itu.

3. Beri contoh kalimat yang bisa digunakan

Kosakata juga bisa dimasukkan ke dalam kalimat pendek. Saat anak mengambil buku, Ayah/Bunda dapat memberi contoh:

“This is my book.”

Lalu tawarkan kesempatan untuk mencoba:

“Mau bilang bersama Bunda?”

Anak boleh mengikuti seluruh kalimat, menyebut satu kata, atau mendengarkan dahulu. Sesuaikan kegiatan dengan kemampuan yang terlihat saat itu, bukan semata-mata dengan usia atau kelasnya.

Untuk anak yang sudah nyaman menggunakan kalimat tersebut, coba ganti bendanya menjadi bag atau pencil. Ayah/Bunda juga bisa meminta anak memilih benda yang ingin dibicarakan.

Beri contoh dahulu, lalu sediakan kesempatan mencoba.

4. Tanggapi jawaban tanpa membuat percakapan terhenti

Ketika anak mencoba berbicara, dengarkan dulu maksudnya. Jika ada kata yang perlu diperbaiki, Ayah/Bunda bisa menyebutkan bentuk yang tepat sambil melanjutkan kegiatan.

Anak: “This my book.”

Bunda: “Yes, this is my book. Sekarang bukunya kita masukkan ke tas, ya.”

Bila anak meminta penjelasan, jelaskan bagian yang diperlukan dengan singkat. Hindari membetulkan banyak hal sekaligus dalam satu percakapan.

Ayah/Bunda juga dapat menyebut usaha yang terlihat:

“Tadi kamu memakai kata book saat menunjukkan bukumu.”

Kalimat seperti ini membahas tindakan anak secara konkret, tanpa membandingkannya dengan saudara atau teman.

5. Tutup dengan pilihan untuk kegiatan berikutnya

Sebelum selesai, tanyakan kegiatan mana yang ingin dicoba lagi.

“Besok mau cari benda, atau bikin label untuk kotak pensil?”

Jika anak menjawab “nggak mau”, tidak perlu langsung membujuk panjang. Simpan perlengkapannya dan cari kesempatan lain yang lebih sesuai.

Ayah/Bunda dapat mencatat kata yang membuat anak penasaran atau bagian yang masih membingungkan. Catatan ini berguna sebagai bahan percakapan dengan pengajarnya.

Belajar di rumah tidak harus selalu berbentuk mengerjakan latihan. Hari ini, satu percakapan tentang buku atau tas pun dapat menjadi kegiatan yang dipilih bersama.

Ingin mengenal kegiatan bahasa Inggris di ACI? Ayah/Bunda dapat berkonsultasi dengan tim Ayo Cerdas Indonesia tentang program English Right Brain (ERB). Ceritakan pengalaman belajar dan hal yang disukai ananda agar percakapan dimulai dari kebutuhannya.