Apa Saja Kesalahan Anda Dalam Mendidik Remaja?

Sering  kita menemukan seorang anak remaja yang tak patuh pada orang tuanya, membandel, dan pergi dari rumah dalam waktu yang lama tanpa memberi tahu lokasinya. Ada juga anak remaja yang keranjingan bermain game dan nonton tv padahal waktu ujian sudah dekat. Nasehat orang tua sering kali masuk dari telinga kiri dan keluar dari telinga kanan.

Pertanyaannya, siapa yang salah? Apakah cara oreang tua mendidik ataukah pengaruh lingkungan atau memang pembawaaan si anak? Ada Lima kesalahan orang tua yang paling umum sehingga remaja bersikap tidak baik terhadap orang tua dan juga terhadap orang lain.

  1. Tidak mendengarkan anak

Banyak orang tua yang hanya berbicara 1 arah dengan anak remaja mereka. Mungkin karena terlalu sibuk sehingga tidak menyediakan waktu untuk mendengarkan apa kata anak mereka. Cobalah sisihkan waktu, hentikan pekerjaan sementara untuk mendengarkan mereka. Berilah perhatian yang cukup sehingga mereka merasa dihargai.

  • Orang tua terlalu sibuk

Kesalahan orang tua yang satu ini cenderung meningkat di kota-kota besar, di mana kedua orang tua berkarir dan sibuk mencari uang.Luangkan waktu untuk bersama-sama mereka. Selain mendengarkan mereka, kebersamaan adalah  momen-momen penting dalam sebuah keluarga. Percayalah, anak remaja kita tak butuh uang, mereka butuh kebersamaan dan kasih sayang dari orang tuanya.

  • Menggunakan kata ‘Harus’

Remaja tidak suka diperintah. Kata ‘harus’ atau larangan-larangan  dari orang tua akan membuat mereka tidak bebas berpikir dan akhirnya dapat menjadi frustasi.

  • Terlalu melindungi

Orang tua sering kali terlalu mengekang anak remaja dengan tujuan baik, yaitu melindunginya, justru membuat mereka kurang berani mengambil keputusan. Atau sebaliknya, mereka merasa tidak bebas dan tidak nyaman. Mereka tidak ingin diperlakukan sebagai anak kecil lagi.

  • Cara mengkritik yang kurang tepat

Cara mengkritik yang tidak tepat, melarang, menggurui, dan sebagainya dapat membuat mereka merasa tidak dipercaya. Bagi sebagian anak remaja, mungkin malah membuatnya kehilangan rasa percaya diri dan rendah diri serta frustasi.Berilah bimbingan dan pujian dengan tulus. Pelajari cara-cara mengkritik yang baik, serta cara melarang yang tepat.

About Author

Related posts

Melatih Budi Pekerti Dengan Mainan Zaman Old

Permainan tradisional kini mulai terkikis keberadaannya, khususnya di kota besar. Terutama sejak munculnya permainan baru yang lebih atraktif, membuat anak lebih senang karena lebih praktis dan menarik. Sebagai contoh, merebaknya PlayStation (PS) yang merupakan produk dari Jepang. Padahal, permainan tradisional anak pada kenyataannya bisa dijadikan media pembelajaran dan pendidikan...

Read More

Jadikan Rumah Sebagai Laboratorium Anak

Di masa mendatang, untuk bisa hidup sejahtera, kreatifitas dan inovatif menjadi kunci utama. Memiliki otak encer atau cerdas menjadi tidak berguna bila tak mempunyai kedua hal itu. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru atau berkreasi, sedangkan inovatif adalah kemampuan menciptakan hal-hal...

Read More

Tips Mudik Dengan Si Kecil Tanpa Panik

Salah satu hal yang menyenangkan dari momen lebaran adalah kesempatan mudik ke kampung halaman. Bertemu dan berkumpul bersama keluarga, akan membuat lebaran kamu semakin semarak. Namun situasi akan berbeda jika tahun ini kamu harus mudik dengan si kecil. Perjalanan akan penuh kekhawatiran, takut jika si kecil tiba-tiba rewel. Apalagi...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: