Cara Mengenali Dan Menyikapi Kecerdasan Anak

Memiliki anak yang cerdas adalah keinginan setiap orangtua. Namun tahukah Anda bahwa ada berbagai macam jenis kecerdasan anak yang berbeda-beda? Tingkat kecerdasan anak tidak semata-mata diukur dari angka-angka di rapor. Orangtua perlu jeli dalam melihat tipe kecerdasan anak.

Sebelum memaksa anak harus jago matematika atau IPA, Anda perlu memahami apa saja jenis-jenis kecerdasan lainnya. Jenis-jenis kecerdasan awalnya dicetuskan oleh Howard Gardner. Pandangan ini memberikan suatu persepsi yang berbeda mengenai bakat yang dimiliki oleh setiap orang dan membuka wawasan baru mengenai jenis-jenis kecerdasan.

Merasa kesulitan dalam mengetahui jenis kecerdasan anak? Coba telusuri jenis-jenis kecerdasan anak di bawah ini untuk memahami tipe mana yang dimiliki oleh anak Anda!

1. Kecerdasan visual-spasial

Gemar bermain puzzle dan pandai menggambar adalah beberapa tanda dari kecerdasan visual-spasial. Anak yang memiliki jenis kecerdasan ini memiliki kemampuan visualisasi yang sangat baik.

Anak akan terlihat mudah untuk mengingat gambar, arah di peta, video, dan sebagainya. Anak juga lebih mudah untuk melihat suatu pola daripada teman-teman sebayanya.

2. Kecerdasan interpersonal

Apakah anak Anda selalu berhasil membina hubungan baik dengan orang sekitarnya dan pintar dalam berbicara dengan teman-temannya? Bisa jadi anak Anda memiliki kecerdasan interpersonal.

Jenis kecerdasan anak yang satu ini ditandai dengan kemampuan anak untuk mengerti dan berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Pintar berbicara dan mampu menjaga hubungan baik adalah salah satu ciri khas dari jenis kecerdasan anak ini.

3. Kecerdasan naturalis

Tidak semua anak senang menjelajahi dan menelusuri alam terbuka serta spesies-spesies di sekitarnya, jika Anak Anda senang melakukan hal tersebut, mungkin anak Anda memiliki kecerdasan naturalis.

Jenis kecerdasan naturalis merupakan jenis kecerdasan yang cukup unik. Anak yang memiliki jenis kecerdasan ini senang mengeksplorasi lingkungannya, beraktivitas di alam bebas, dan mudah dalam mengumpulkan serta mengkategorikan informasi.

Di masa depan, anak dengan jenis kecerdasan naturalis berpotensi untuk menjadi seorang ahli biologi yang handal!

4. Kecerdasan linguistik-verbal

Menulis dan berbicara adalah dua hal yang digunakan untuk mengekspresikan diri. Dibutuhkan suatu kemampuan khusus untuk mampu merangkai kata-kata dalam bentuk lisan maupun tertulis.

Anak dengan kecerdasan linguistik-verbal memiliki kemampuan tersebut. Anak dapat menjelaskan suatu hal dengan baik serta mampu memberikan pidato yang menarik hati. Kata-kata dan bahasa adalah senjata terkuat dari anak.

5. Kecerdasan kinestetik

Anak yang atletis dan pandai menari adalah indikasi dari jenis kecerdasan kinestetik. Anak yang mempunyai kecerdasan kinestetik memiliki kemampuan fisik dan koordinasi yang baik.

Olahragawan dan penari bukanlah satu-satunya profesi yang dapat dilakukan. Menjadi pemahat dan aktor juga adalah jenis pekerjaan yang nantinya bisa digeluti oleh anak.

6. Kecerdasan intrapersonal

Apakah anak Anda senang menganalisis ide-ide, diri sendiri, maupun hubungannya dengan orang lain? Hal tersebut merupakan salah satu ciri khas dari jenis kecerdasan intrapersonal.

Berbeda dengan jenis kecerdasan interpersonal, jenis kecerdasan anak berupa kecerdasan intrapersonal meliputi kemampuan untuk introspeksi dan refleksi diri.

Anak menyadari apa yang terjadi dengan dirinya dan senang menganalisis berbagai ide dan teori. Anak dengan kecerdasan intrapersonal memiliki bakat untuk menjadi peneliti, filsuf, penulis, dan sebagainya.

7. Kecerdasan logika-matematika

Dari semua jenis kecerdasan anak, jenis kecerdasan logika-matematika mungkin adalah yang paling mudah terlihat. Pintar berhitung dan matematika adalah ciri khas dari jenis kecerdasan anak ini.

Namun, tidak hanya pandai berhitung, anak dengan kecerdasan logika-matematika umumnya tidak hanya senang berpikir mengenai konsep abstrak berupa angka, tetapi juga mengenai pola atau hubungan tertentu.

Kecerdasan logika-matematika juga membantu anak untuk memiliki kemampuan memecahkan masalah yang kompleks dengan baik.

8. Kecerdasan musikal

Kecerdasan musikal adalah salah satu jenis kecerdasan anak lainnya yang mudah untuk diamati. Bermain alat musik dan pandai bernyanyi merupakan tanda yang menonjol dari adanya jenis kecerdasan musikal pada anak.

Bagaimana menyikapi jenis kecerdasan yang dimiliki anak?

Setiap anak adalah pribadi yang unik dan memiliki kecerdasan atau bakat yang berbeda-beda. Sebagai orangtua, Anda perlu menerima setiap bakat dan kecerdasan yang dipunyai oleh anak dan membantu mereka untuk dapat mencapai potensi terbesarnya.

Anda dapat memberikan anak berbagai macam materi dan jenis pengajaran untuk mendukung jenis kecerdasan anak, bukan hanya mendukung minatnya saja.

Terlalu memaksa anak sesuai dengan keinginan orangtua bisa berdampak negatif kepada anak, seperti memicu gangguan kecemasan, depresi, perilaku bunuh diri, meragukan diri sendiri, dan sebagainya.

About Author

Related posts

Tips Menghadapi Anak yang Suka Pura-pura Sakit

Di balik kepolosan dan keluguannya, anak punya cara-cara kreatif yang seringkali tak terbayangkan oleh orangtua. Ada sisi kreatif yang positif, tetapi juga ada sisi kreatif yang negatif. Salah satunya adalah kecerdikan anak untuk menghindar dari kegiatan yang tak disukainya dengan berpura-pura sakit. Problem ini bukanlah hal yang baru. Trik...

Read More

Si Adik dan Si Kakak Sering Bertengkar?

Meski namanya saudara, anak-anak cenderung memiliki rasa bersaing yang memicu pertengkaran. Pertengkaran antara si Adik dan si Kakak terkadang dipicu oleh hal sepele, seperti berebut mainan, makanan, saling meledek, berebut perhatian orangtua, atau sekedar berselisih paham. Jika pertengkaran itu tidak terjadi setiap hari, maka hal tersebut bukanlah masalah. Anggap...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: