Kita tentu pernah melihat balita menggendong dan menyanyikan lagu-lagu untuk bonekanya, atau si balita menggoyangkan badan dan menari-nari mengikuti alunan musik. Nah,  musik ternyata lebih dari sekadar hiburan. Musik bisa menjadi media pembelajaran sejak dini yang bisa berdampak bagi masa depan anak-anak.

Manfaat musik diantaranya dapat memengaruhi kemampuan seseorang mengontrol emosi, mengasah sensitivitas, dan membangkitkan apresiasi terhadap keindahan. Musik juga merupakan bagian dari budaya dan sejarah, sehingga mengenal musik berarti mengenal cerita yang terkait di dalamnya.

Bagian dari manfaat music adalah mengasah kepekaan sensorik. Musik mengasah kepekaan sensorik anak, seperti rasa, aroma, tekstur, warna, dan bunyi. Pengalaman interaksi dengan musik baik untuk menghubungkan sel-sel otak. Music juga dapat memperlancar kemampuan membaca dan berhitung.

Anak bisa memetik manfaat optimal jika dia aktif bermusik. Usia 1-3 tahun adalah rentang usia terbaik untuk mengenalkan musik kepada anak. Misalnya dengan cara mendengarkan lagu-lagu selama perjalanan di mobil, coba sesekali ajak anak mengangukkan kepala, mengetukkan kaki, bertepuk tangan, dan bergoyang mengikuti irama.

Jadikan musik sebagai bagian dari keseharian anak, tapi sebaiknya tidak memaksa anak menjadi musisi jenius. Anak emas seperti Mozart, yang menulis simponi pertama pada usia 8 tahun, sangat langka. Tapi jika Anda memberi kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi dunia musik, terutama jika Anda mengenalkan dia dengan berbagai jenis musik, besar kemungkinan si kecil tumbuh menjadi seseorang yang punya apresiasi tinggi terhadap musik.

Jika ingin mengenalkan instrumen musik kepada anak, pilih alat yang sederhana. Balita akan menyukai instrumen yang mengeluarkan bunyi ketika digoyangkan, seperti lonceng atau tongkat. Ketika anak sudah bisa mengkoordinasikan anggota tubuh, coba berikan instrumen pukul, seperti drum. Stimulasi untuk memainkan alat musik perlu dilakukan, tapi sebaiknya tidak dipaksakan.

Nah, Bagaimana Agar Anak Suka Musik

Anda tentu ingin si kecil tumbuh sebagai pribadi yang punya kecintaan dan apresiasi terhadap musik. Untuk itu, ciptakan lingkungan yang kaya unsur musikalitas. Simak kiat berikut:

  1. Buat anak terbiasa mendengarkan music

Putar music, akrabkan pendengaran anak dengan musik. Ketika ingin si kecil suka membaca, kita harus memulai dengan membacakan cerita untuk dia. Jika ingin dia menyukai musik, maka perdengarkan, menyanyi, menari, dan lakukan hal apapun yang berhubungan dengan musik.

  • Ajak si kecil bergerak

Saat menyanyikan lagu-lagu sederhana, seperti Satu-satu (aku sayang ibu), Balonku. Untuk anak yang masih kecil, pangkuan orang tua adalah tempat sempurna untuk mengenalkan musik. Biarkan dia memandang wajah Anda dan pastikan selalu tersenyum setiap kali menghentakkan kaki mengikuti irama lagu.

  • Mainkan berbagai jenis music

Anak yang masih kecil menerima semua jenis musik: jazz, klasik, pop, dan sebagainya. Dengan memperdengarkan beragam jenis musik, kita membangun lingkungan yang penuh rangsangan musik.

“Semakin besar, sekitar 8-9 tahun, anak sudah bisa memilih musik favoritnya dan hanya mau mendengarkan jenis musik itu untuk jangka waktu tertentu,” tulis Patricia Shehan Campbell dalam bukunya Songs in Their Heads: Music and Its Meaning in Children’s Lives. Jadi, sebelum anak memilih musik kesukaan, tentu Anda ingin dia mengetahui kekayaan musik yang tersedia untuk dinikmati.

  • Ikuti kelas musik khusus balita

Pastikan materi yang diberikan sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak, durasi belajar sebaiknya tidak lebih dari 30 menit, dan Anda lakukan bersama dengan si kecil. Kelas tersebut bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengenalkan anak kepada musik, ulangi permainan dan segala aktivitas yang diajarkan oleh instruktur di rumah.

  • Hadiri pementasan

Drama musikal, teater anak, pertunjukan balet, adalah beberapa contoh pementasan yang sarat nuansa musikalitas. Sebuah pertunjukan untuk anak dan dipentaskan oleh anak-anak bisa membangkitkan keinginan buah hati untuk mendalami musik.

  • Gunakan media yang bervariasi

Musik tidak hanya enak didengar, melainkan asik untuk berdansa bahkan membaca. Ajak si kecil bergoyang mengikuti irama dalam suasana gembira. Sebelum tidur, bacakan cerita yang membuat dia lebih akrab dengan musik.

  • Pentaskan

Jika si kecil sedang senang-senangnya memainkain alat music tertentu, selenggarakan konser music kecil-kecilan untuk anak. Atur pementasan dalam suasana santai namun istimewa. Anda bisa ikut bermain bersama si kecil dan merekam konser tersebut, atau mengumpulkan keluarga kecil untuk memberikan apresiasi kepada anak.

About Author

Related posts

Ajak Anak Berenang Saat Puasa? Ada Aturannya

Mengajari anak berpuasa harus dibarengi dengan perubahan kebiasaan sehari-hari. Enggak cuma sebatas mengubah jadwal makan dan tidur, namun ada beberapa kebiasaan lain yang juga harus di tahan saat puasa Ramadhan. Selain itu, Bunda juga harus pintar mencari kegiatan untuk si kecil agar enggak mudah bosan menunggu waktu berbuka puasa....

Read More

Manfaat Membiarkan Anak Bermain Sendirian

Anda memang perlu mengawasi setiap gerak-gerik anak saat ia beraktivitas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Meski begitu, bukan berarti Anda harus menempel lengket setiap detik di samping anak ketika ia bermain. Banyak pakar kesehatan yang menyarankan orangtua untuk membiasakan anak-anak mereka bermain sendirian, tanpa dampingan orangtua, karena akan...

Read More

Konsumsi Gula Mempengaruhi Otak Anak

Siapa sih yang tak suka gula? Terlebih anak-anak, biasanya hobi banget kan, Bun, mengonsumsi makanan yang mengandung gula. Tapi, sebagai orang tua kita perlu tahu bahwa konsumsi gula punya pengaruh pada otak anak. Beberapa penelitian membuktikan bahwa kadar gula yang tinggi bisa berefek negatif pada otak anak, mulai dari...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: