Setelah seorang wanita menikah dan dikaruniai anak, ada berbagai pilihan hidup yang harus  diputuskannya dengan mempertimbangkan berbagai hal. Namun terkadang pilihan itu terasa sulit hingga menimbulkan dilema. Salah satu pilihan yang sering membuat dilema kebayakan ibu rumah tangga adalah pilihan antara bekerja atau fokus pada tugas merawat dan mengasuh anak-anak.

Baik mengasuh anak di rumah ataupun bekerja keduanya sangatlah melelahkan dan menyita tenaga serta pikiran. Oleh karena hal itulah, salah satu solusi yang biasanya diambil untuk membantu meringankan tugas tersebut adalah dengan memiliki seorang pengasuh anak.

Keberadaan pengasuh memang sangatlah membantu ibu rumah tangga. Bagi ibu rumah tangga yang bekerja, seorang pengasuh akan menjadi solusi dalam menjaga dan merawat anak-anak ketika sang ibu bekerja.

Sedangkan bagi ibu rumah tangga yang yang tidak bekerja pengasuh akan meringankan pekerjaan rumahnya. Namun, seorang pengasuh pun dapat menjadi masalah ketika kriteria yang terdapat pada dirinya tidak sesuai dengan preferensi kita. Rasa was-was akan menggelayuti pikiran ketika kita meninggalkan anak-anak bersama pengasuh yang tidak cocok dengan kita

Atas dasar itulah dalam memilih seorang pengasuh anak, kita sebaiknya memiliki kriteria-kriteria tertentu agar dapat memercayakan anak-anak kita dengan rasa aman dan nyaman.

1. Rajin Beribadah

Sebagai muslim kita tentu menginginkan agar anak kita diasuh oleh pengasuh yang memiliki iman dan keyakinan yang sama. Selain itu, pengasuh yang membantu menjaga anak-anak kita harus merupakan pribadi yang rajin beribadah. Hal itu karena selama berada bersama pengasuh, anak kita akan mencontoh dan meniru segala perilaku dan kebiasaan si pengasuh. Jika pengasuhnya adalah seorang yang berkepribadian baik dan taat kepada Allah, insya Allah moral dan kepribadian anak akan terkondisikan dengan baik.

2. Menyukai Dunia Anak-anak

Seorang pengasuh anak seharusnya memang menyukai dunia anak-anak. Pengasuh yang menyukai dunia anak-anak pada umumnya akan lebih mudah menangani setiap masalah yang berkaitan dengan anak-anak. Hal itu karena ia sudah lebih dahulu mencintai pekerjaannya sebagai pengasuh anak. Selain itu, ia juga paham bahwa anak-anak adalah individu yang masih sulit diatur-atur. Perlu cara khusus untuk mengarahkannya, salah satunya dengan cara memasuki dunianya dan ikut bersikap seolah menjadi anak-anak dan teman bermain mereka.

3. Memiliki Sifat Sabar dan Penyayang

Kita tentu ingin pengasuh anak kita adalah seseorang yang memiliki kesabaran tinggi dan menyayangi anak kita dengan sepenuh hati. Hal ini akan membuat kita percaya bahwa anak kita akan selalu aman berada bersama pengasuhnya sehingga kita dapat merasa tenang ketika meninggalkannya untuk beberapa saat.

4. Berpenampilan Bersih dan Rapi

Bayangkan jika orang yang mengasuh anak kita adalah orang yang jorok dan berantakan. Selama berjam-jam anak kita bersama pengasuhnya, maka anak kita juga akan terpengaruh oleh kebiasaan dan kepribadiannya. Penampilan yang jorok dan tidak rapi juga tidak baik untuk anak-anak karena mereka membutuhkan lingkungan yang sehat agar tetap terjaga imunitasnya.

5. Rajin, Pintar, dan Mau Belajar

Pada umumnya seorang ibu rumah tangga akan menyukai seorang pengasuh yang rajin dan mau belajar. Tidak sungkan bertanya dan belajar mengenai hal-hal yang tidak diketahui. Bagaimana pun juga keahlian dan keterampilan menjadi kriteria utama ibu rumah tangga dalam memilih seorang pengasuh.

6. Dapat dipercaya

Kepercayaan adalah faktor terpenting yang menjadi kriteria pengasuh anak. Bagaimana kita dapat menitipkan anak pada seorang pengasuh jika karakter dan kepribadiannya saja tidak bisa dipercaya. Oleh karena itu kenali dengan benar pengasuh yang akan menjaga anak ki

6. Dapat dipercaya

Kepercayaan adalah faktor terpenting yang menjadi kriteria pengasuh anak. Bagaimana kita dapat menitipkan anak pada seorang pengasuh jika karakter dan kepribadiannya saja tidak bisa dipercaya. Oleh karena itu kenali dengan benar pengasuh yang akan menjaga anak kita karena anak adalah aset yang tidak ternilai oleh apa pun. Titipkan anak pada orang-orang yang dapat tepat dan dapat dipercaya.

About Author

Related posts

Cara Menghadapi Buah Hati Setelah Orang Tua Berpisah

Tidak ada yang mau mengalami perpisahan, tapi dalam hubungan rumah tangga hal ini mungkin saja terjadi. Ketika masalah perceraian tak bisa dihindari, anak-anak yang akan menjadi korbannya. Sayangnya, tidak semua orangtua peka terhadap hal ini, hingga akhirnya memengaruhi si kecil. Ya, ada cara tersendiri yang mesti dilakukan oleh orangtua...

Read More

Langkah Efektif Mendidik Remaja

Mendidik anak menjadi pribadi yang berakhlak mulia bukanlah hal yang mudah, sebab diperlukan pengetahuan, cara yang tepat serta proses panjang untuk mendidik anak sesuai dengan karakternya, khususnya saat anak sudah remaja. Rentang Waktu Usia Remaja Fase remaja dimulai sejak usia balig. Laki-laki umumnya terjadi saat memasuki usia 13—22 tahun,...

Read More

10 Teknik Agar Anak Berjiwa Wirausaha

Kadang Orang tua lupa bahwa ketika si anak sudah besar nanti ia harus mampu memenuhi kebutuhannya sendiri dan mencari uang sendiri. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mulai mengajarkan anak mencari uang yang halal, misalnya berniaga. Sehingga, ilmu bisnis pun akan memberikan jejak positif bagi anak saat...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: