Akuatik merupakan aktivitas yang menggunakan media air. Bentuk aktivitasnya dapat berupa renang, polo air, selancar, menyelam, dayung, kano, dan beragam bentuk lainnya. Aktivitas yang sering dilakukan adalah renang. Konsep berenang yang dilakukan pada balita tidak harus mengarah menjadi perenang profesional, melainkan bagaimana survive di dalam air secara mandiri serta proses belajar mempelajari aneka gaya berenang.

 Dapat Dilakukan Asejak Usia 6 Bulan

Usia ideal ajak bayi ke kolam renang adalah 6 bulan. Atau yang penting diperhatikan adalah kontrol kepalanya sudah baik. Artinya, kepala bayi sudah dalam posisi tegak bila digendong dalam posisi duduk. Mengapa? Karena pada usia ini anak tidak alami ketakutan. Beranjak usia 8 bulan, biasanya anak sudah mulai takut pada lingkungan asing, air salah satunya. Ia khawatir tubuhnya tenggelam, tidak bisa bernapas, atau merasa tubuhnya tidak nyaman terayun dalam arus air.

Manfaat

  1. Memiliki keseimbangan dan kemampuan memahami lebih baik dibandingkan yang tidak pernah diajak berenang. Keterampilan fisiknya saat dewasa juga akan menjadi lebih baik.
  2. Memperlancar sirkulasi darah dan kerja organ-organ tubuhnya. Otot-otot tubuhnya pun kian lentur dan kuat sehingga daya tahan tubuh menjadi kuat.
  3. Menjalin kedekatan orangtua dengan anak jika melakukan renang bersama-sama. Semburan air dan canda Anda akan menjadi kebahagiaan yang akan melekat dalam ingatan anak.
  4. Membuat anak lebih bahagia karena bermain air merupakan salah satu aktivitas yang dinantikan oleh anak-anak.

 Jangan Lupa Perhatikan!

  1. Pakailah kacamata renang, untuk melindungi mata anak yang masih sensitif dari khlorin (Cl), zat yang biasanya digunakan untuk membunuh kuman di dalam air kolam renang.
  2. Bila kolam renang berada di luar ruangan (outdoor), gunakan tabir surya khusus untuk anak-anak.
  3. Sore hari merupakan waktu yang tepat untuk berenang karena suhu air kolam lebih hangat dan sinar matahari tidak terlalu menyengat.
  4. Berilkan minum air putih sesering mungkin karena anak rentan mengalami dehidras,i akibat berlama-lama menghirup khlorin yang terkandung di dalam air kolam.
  5. Segera mandikan anak dengan sabun hingga bersih setelah berenang. Tujuannya agar kulitnya terbebas dari sisa-sisa air kolam renang yang terpapar zat kimia dan kuman penyakit.

About Author

Related posts

Kebiasaan Sehat yang Harus Diajarkan pada Anak

Setiap orangtua pasti ingin selalu melihat anaknya sehat dan terhindar dari penyakit. Meskipun banyak virus dan bakteri yang dengan mudah menyebar lewat udara, tapi beberapa kebiasaan ini mungkin dapat mengurangi kemungkinan si Kecil terkena penyakit, terutama penyakit yang umum terjadi apabila tidak memerhatikan kebersihan seperti diare atau sakit gigi....

Read More

5 Aktivitas Seru Tanpa Gadget

Jujur, siapa di sini yang mengandalkan gadget sebagai hiburan utama anak di rumah? Kalau iya, Mama nggak sendiri kok. Banyak orangtua yang juga melakukan hal serupa. Masalahnya, seperti kita tahu, bermain gagdet seharian bukan hal positif. Sekalipun anak bisa mempelajari sesuatu bermanfaat dari gadget, tetap perlu batasan waktu yang...

Read More

Cara Efektif Supaya Anak Sukses di Sekolah (2)

6. Ajarkan kemampuan belajar Bersiap-siap untuk ujian dapat menjadi hal yang menakutkan untuk anak kecil dan banyak guru berasumsi bahwa orangtua akan membantu belajar untuk menghadapi ujian. Mengenalkan anak Anda kepada cara belajar yang baik sejak dini akan menghasilkan kebiasaan belajar yang bagus di kehidupannya di masa depan. Di...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: