Mom, Kenali Penyebab Sariawan pada Si Kecil !

Sariawan tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja karena penyakit ini juga bisa menyerang anak-anak. Sariawan sendiri akan muncul di area lidah, bibir, atau di berbagai area bagian dalam mulut.

Secara umum, area mulut yang terkena sariawan akan dikelilingi guratan merah dan menimbulkan rasa sakit. Anak-anak yang sariawan, umumnya akan merasa tidak nyaman ketika sedang menelan makanan, bermain bahkan saat ketika sedang belajar.

Selain sistem kekebalan tubuh yang bermasalah, ada faktor lain sebagai pemicu sariawan. Untuk Mama yang ingin mengetahui beberapa penyebab utama dari sariawan pada anak, ini penjelasannya.

  • Mengalami alergi dengan makanan atau minuman tertentu

Seringkali disepelekan bahwa sariawan bisa dipicu dari makanan atau minuman tertentu yang dikonsumsi sehari-hari. Makanan yang terlalu pedas atau berlemak dapat menimbulkan seseorang terkena sariawan.

Tak hanya itu, kopi yang biasanya menjadi minuman rutin sehari-hari pun dapat menjadi pemicu lain dari sariawan di sekitar mulut. Untuk meminimalisir berbagai makanan atau minuman yang memicu alergi serta menyebabkan sariawan, sebaiknya Mama perlu memerhatikan segala yang dikonsumsi oleh anak-anak di rumah.

Jika si Anak mudah terkena sariawan, maka hindari makanan atau minuman yang berpotensi menjadi pemicunya. 

  • Kekurangan cukup banyak nutrisi di dalam tubuh

Segala asupan yang dikonsumsi oleh tubuh setiap harinya tentu akan menjadi alat ukur mengenai seberapa banyak perolehan nutrisi. Apalagi nutrisi memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk meminimalisir sariawan.

Umumnya anak-anak yang tidak mendapatkan nutrisi cukup dari vitamin B12, vitamin C, asam folat, zat besi dan zinc akan semakin rentan terkena sariawan. Demi menghindari sariawan yang dapat terjadi pada si Anak, maka Mama memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan melalui makanan tertentu.

Rutinlah mengolah menu-menu makanan yang memiliki nutrisi seimbang seperti sayuran atau buah, sehingga mengurangi risiko kekurangan asupan nutrisi dan memicu sariawan datang kembali.

  • Mengalami luka atau trauma di bagian dalam sekitar mulut

Luka walau ukurannya kecil di bagian dalam mulut mulai dari gusi, bawah lidah atau sepanjang sisi rongga mulut bisa menjadi tanda sariawan. Luka terbuka yang menjadi sariawan ini saja menetap hingga dua minggu sampai berbulan-bulan untuk sembuh.

Penyebab lain dari sariawan pada anak yaitu adanya luka atau trauma di bagian dalam sekitar mulut bisa terjadi karena tergigit atau mengalami gesekan yang terlalu kuat ketika menyikat gigi. Selain itu trauma yang terjadi di bagian dalam sekitar mulut bisa terjadi akibat mengonsumsi makanan panas, makanan keras, atau sempat terbentur sesuatu.

Kondisi sariawan juga akan semakin parah bila daya tahan tubuh sedang melemah serta kekurangan banyak asupan nutrisi.

  • Stres bisa menjadi faktor pemicu munculnya sariawan

Ma, perlu diketahui bahwa stres merupakan faktor psikologis yang  juga dapat berperan sebagai pemicu sariawan. Memasuki masa remaja, tak jarang anak-anak sudah mulai mengalami stres karena sudah menemui banyak masalah dan harus mengerjakan beberapa tanggung jawab setiap harinya.

Seiring berjalannya waktu dan si Anak menjalani berbagai rutinitas sehari-hari, maka stres serta perasaan cemas bisa memancing sariawan timbul di dalam mulut.

Demi menghindari risiko sariawan dan berbagai penyakit lain yang lebih berbahaya, maka Mama perlu mengajarkan si Anak tetap rileks dalam menghadapi berbagai masalah di dalam hidup. Luangkan juga waktu sejenak dan jadilah tempat yang nyaman untuk anak bercerita, sehingga dirinya memiliki seseorang yang bisa dipercaya setiap kali ingin berkeluh kesah.

  • Adanya infeksi jamur yang menyebabkan luka pada mulut

Dilansir dari Healthline, infeksi jamur pada mulut dapat menyebabkan rasa tidak nyaman apalagi ketika saat sedang makan. Kondisi ini biasanya dapat dipicu akibat munculnya sariawan.

Perlu Mama ketahui bahwa infeksi jamur dengan bercak-bercak putih yang tidak mudah hilang pada lidah, gusi ataupun pipi bagian dalam sehingga jika dibiarkan dapat menyebabkan luka pada mulut dan membentuk sariawan.

Itulah beberapa infeksi penyebab sariawan yang perlu diperhatikan agar tidak berdampak buruk ke kesehatan lainnya ya, Ma.

About Author

Related posts

Ketika Anak Perempuan Malu dengan Bentuk Tubuhnya

Sebuah survei menunjukkan, usia rata-rata di mana anak perempuan pertama kali sadar mengenai tubuhnya semakin muda yaitu pada umur 9-10 tahun. Di umur ini, anak perempuan mulai berbicara tentang fakta bahwa beberapa anak di kelasnya “memiliki perut” dan beberapa tidak. Dan walaupun kedengarannya masih muda untuk mengkhawatirkan soal perut...

Read More

Kapan Suara Si Jagoan Kecil Berubah?

Masa pubertas adalah masa penting dalam kehidupan seseorang karena di masa ini, seorang anak mengalami begitu banyak perubahan dalam hidupnya. Tak terkecuali perubahan fisik. Masa pubertas datangnya tak dapat diprediksi, baik itu pada anak lelaki maupun perempuan. Tetapi, sesungguhnya tanda-tandanya bisa terlihat. Pada anak lelaki, salah satunya adalah lewat...

Read More

Mengurangi Kecemasan Anak Menjelang Hari Senin

Menjelang minggu sore, apakah anak Mama perlahan menjadi meredup dan cemas? Cemas karena harus memulai rutinitas sekolah keesokan harinya. Bagi sebagian anak, minggu malam mungkin terasa mencekam dan menyebalkan. Setelah bersenang-senang selama akhir pekan, anak harus bersiap untuk kembali ke sekolah di hari Senin. Kecemasan ini dapat berubah menjadi...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: