Orang tua perlu merancang waktu khusus untuk mendorong anak-anaknya melakukan aktifitas fisik, berupa olahraga. Selain untuk mengontrol berat badan, olahraga pada anak-anak juga dapat membantu mengurangi tekanan darah dan akan meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka.

Aktif secara fisik juga membantu meningkatkan mood, mengurangi kegelisahan, dan depresi. Hal yang paling menguntungkan dari olahraga adalah membantu mencegah anak-anak mengalami obesitas saat dewasa, obesitas dan kurangnya kegiatan fisik adalah faktor beresiko yang paling utama bagi penyakit jantung.

Ahli kesehatan professional merekomendasikan anak-anak usia sekolah untuk berolahraga minimal 30-60 menit setiap hari, sedangkan untuk anak-anak yang lebih kecil disarankan untuk melakukan olahraga dengan porsi waktu yang sama tapi dibagi-bagi sepanjang hari.

Orangtua harus menjadi contoh baik bagi si kecil dalam berolahraga. Anak usia empat sampai tujuh tahun yang memiliki ibu aktif, cenderung dua kali lebih aktif dari pada anak-anak yang ibunya malas berolahraga. Dan jika ayah si kecil juga aktif berolahraga, maka si kecil juga akan lebih aktif lagi.

Dr Ken Fox dari University of Exeter, spesialis anak dan olahraga, memiliki sejumlah cara agar orang tua dapat mendorong anak mereka untuk lebih aktif :

  1. Cobalah untuk melakukan kegiatan aktif bersama seluruh anggota keluarga di akhir pekan, misalnya pergi ke taman, berenang, taman bermain, atau sekedar jalan-jalan santai di sekitar rumah.
  2. Daftarkan si kecil ke klub anak-anak yang melibatkan aktivitas fisik, misalnya klub berenang atau sanggar tari
  3. Dukung lingkungan anda membuat peraturan tentang pembuatan area aman untuk bermain, bersepeda dan berjalan-jalan.
  4. Bantu si kecil menjadi pengguna televisi dan komputer dengan sehat
  5. Jadikan waktu bermain video game dan game computer sebagai hadiah alih-alih sebagai kegiatan rutin sehari-hari
  6. Cobalah untuk memberikan anak-anak Anda kebebasan yang aman sebanyak mungkin untuk membangun kemandiriannya dan biarkan si kecil memiliki petualangan mereka sendiri untuk aktif secara fisik.
  7. Jika Anda pindah rumah, pastkan lingkungan baru anda adalah tempat yang aman untuk anak-anak bermain di luar.

About Author

Related posts

Cara Menghadapi Buah Hati Setelah Orang Tua Berpisah

Tidak ada yang mau mengalami perpisahan, tapi dalam hubungan rumah tangga hal ini mungkin saja terjadi. Ketika masalah perceraian tak bisa dihindari, anak-anak yang akan menjadi korbannya. Sayangnya, tidak semua orangtua peka terhadap hal ini, hingga akhirnya memengaruhi si kecil. Ya, ada cara tersendiri yang mesti dilakukan oleh orangtua...

Read More

Langkah Efektif Mendidik Remaja

Mendidik anak menjadi pribadi yang berakhlak mulia bukanlah hal yang mudah, sebab diperlukan pengetahuan, cara yang tepat serta proses panjang untuk mendidik anak sesuai dengan karakternya, khususnya saat anak sudah remaja. Rentang Waktu Usia Remaja Fase remaja dimulai sejak usia balig. Laki-laki umumnya terjadi saat memasuki usia 13—22 tahun,...

Read More

10 Teknik Agar Anak Berjiwa Wirausaha

Kadang Orang tua lupa bahwa ketika si anak sudah besar nanti ia harus mampu memenuhi kebutuhannya sendiri dan mencari uang sendiri. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mulai mengajarkan anak mencari uang yang halal, misalnya berniaga. Sehingga, ilmu bisnis pun akan memberikan jejak positif bagi anak saat...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: