Kapan Anak Siap Ditinggal Sendiri di Rumah?

Urusan pekerjaan kadang membuat orangtua harus meninggalkan anaknya di rumah, masalahnya jika tidak ada pengasuh atau anggota keluarga lain yang bisa menjaganya, anak pun tinggal seorang diri di rumah. Memikirkan anak sendirian dalam waktu lama tentu membuat orangtua cemas dan khawatir. Nah, apa saja yang perlu dipertimbangkan jika harus meninggalkan anak sendirian di rumah?

Sembarangan meninggalkan anak sendirian di rumah adalah hal yang sangat berisiko, karena anak bisa menonton siaran TV yang tidak sesuai usianya, merusak perabotan rumah tangga yang mungkin sangat berharga, sampai berbagai skenario kasus terburuk yang mengancam keselamatannya, seperti kecelakaan kebocoran gas, mainan kabel listrik, atau mengizinkan orang asing masuk ke rumah.

Lantas, kapan usia yang dapat memegang tanggung jawab untuk menjaga rumah sendirian? Dilansir dari laman Kids Health, setiap anak akan siap dengan “tugas jaga rumah” pada usia yang berbeda-beda. Namun umumnya meninggalkan anak usia di bawah 10 tahun sendirian di rumah bukanlah tindakan yang tepat. Pada usia ini, mereka belum bisa menjaga keamanan dan keselamatan dirinya sendiri dengan baik. Mereka masih membutuhkan pengawasan orang dewasa untuk menjaganya.

Orangtua sudah boleh memercayakan anak mereka menjaga rumah mulai sekitar usia sekolah menengah, tapi awalnya hanya untuk beberapa jam saja. Anak umumnya sudah bisa diandalkan untuk menjaga rumah sendirian hingga berhari-hari sekaligus mengerjakan pekerjaan rumah tangga sendiri ketika usianya sudah mencapai 16 tahun atau lebih.

Mengajarkan anak bisa ditinggal sendirian di rumah

Meninggalkan anak sendirian di rumah berarti memberikan tanggung jawab yang besar pada anak. Bukan hanya keselamatan dirinya, namun juga keamanan rumah. Untuk itu, Anda perlu melatih kesiapan anak dalam hal ini.

Anda bisa memulainya dari tugas-tugas yang sederhana, seperti menyuruhnya membeli sesuatu ke warung dekat rumah, sampai menyuruhnya membeli sesuatu ke toko jaraknya lebih jauh. Tugas-tugas tersebut akan membangun keberanian dan meningkatkan rasa percaya diri anak untuk mengandalkan dirinya sendiri pada berbagai situasi.

Selain usia, meninggalkan anak sendirian di rumah perlu pertimbangan. Salah satunya bagaimana anak Anda menunjukkan tanggung jawabnya, misalnya dapat menyelesaikan pekerjaan rumah dan sekolah dengan baik sesuai arahan, atau tetap tenang dan bisa menangani situasi yang tidak terduga atau tidak sesuai rencana.

Sebelum Anda pergi, pastikan Anda memberi tahu beberapa hal yang mungkin berguna selama anak sendirian di dalam rumah, seperti:

  1. Cara mengunci atau membuka kunci pintu.
  2. Cara menyalakan atau mematikan lampu, perangkat listrik, atau perabotan rumah tangga lainnya.
  3. Tahu nomor telepon darurat yang harus dihubungi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
  4. Tegaskan aturan seperti tidak boleh membawa masuk orang asing, selalu member kabar lewat pesan singkat atau telepon, waktu untuk tidur, makan, mengerjakan pr, dan nonton televisi, dan penggunaan obat-obatan P3K.
  5. Ingatkan untuk selalu menjaga kebersihan rumah dan membereskan kembali benda-benda yang sudah digunakan.
  6. Tempat penyimpanan uang saku, persediaan makanan, atau kunci pintu.

About Author

Related posts

Melatih Anak Berani Berangkat Sekolah Sendiri

Memilih sekolah anak yang dekat dari rumah memiliki banyak keuntungan. Kita tidak perlu tergesa-gesa lebih pagi untuk menghindari kemacetan di jalan demi mengantarkan anak pergi ke sekolah agar tidak terlambat. Kita juga tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk biaya transportasi. Nah, Ketika anak sudah mulai terbiasa, kita bisa...

Read More

Cara Terbaik Mengajarkan Anak Membaca

Membaca tidak hanya memperkaya wawasan dan pengetahuan, membaca juga mengasah imajinasi dan melatih berempati. Banyak penelitian melaporkan bahwa hobi membaca dapat membuat hidup kita jadi lebih bahagia. Nah, agar gemar membaca kebiasaan membaca bisa mulai ditanamkan sejak kecil. Bagaimana cara mengajarkan anak mulai belajar membaca? 1. Pastikan sudah mengenal...

Read More

Ini 4 Alasan Si Kecil Mencuri

Memergoki anak mencuri sesuatu pasti membuat Anda kaget bukan main. Namun sebelum meluapkan kemarahan terhadap tindakannya tersebut, Anda perlu tahu penyebabnya lebih dahulu. Barulah setelahnya Anda bisa menentukan langkah selanjutnya supaya si kecil tidak mengulangi perbuatan buruk ini. Sebenarnya, hal apa saja yang mendorong anak melakukan pencurian? Anak yang...

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: