Smart Parenting

Smart Parenting

Pada dasarnya kehadiran seorang anak sangat dinanti – nanti oleh hampir sebagian besar pasangan yang sudah menikah. Kehadiran buah melengkapi kebahagiaan keluarga. Setiap orang tua pastilah menginginkan anak yang cerdas dan cemerlang serta mempunyai kepribadian yang bagus. Hal tersebut tentu saja bisa diwujudkan tergantung bagaimana cara mendidik anak yang dilakukan oleh orang tua kepada anaknya sejak  usia kecil dalam kehidupan sehari – hari.

Salah satu teknik yang bisa digunakan dalam mendidik anak adalah dengan menggunakan metode smart parenting dimana pada teknik ini sangat diperlukan pengawasan oleh orang tua dan sekitarnya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan si anak.

Fase pertumbuhan pada anak

Anak usia 0- 2 tahun. Pada usia ini, anak akan mengalami berbagai macam perubahan misalnya saja anak sudah bisa berguling, merangkak, berjalan, dan lainya. Selain itu, dari segi ketrampilan pun akan juga ikut berkembang dimana anak mulai terampil dalam memegang benda dan indera penciumanya semakin meningkat

Anak usia 2 -3 tahun. Pada usia ini, anak akan sudah bisa mulai berjalan dengan lancar, berlari, melompat, memanjat, dan lain – lain. Selain itu, indera penglihatan si anak juga akan semakin tajam dimana anak sudah mulai bisa mengidentifikasi berbagai macam benda yang ada disekitarnya

Anak usia 3 – 4 tahun. Anak yang memasuki usia ini akan mengalami perkembangan yang pesat pada kemampuan motorik , sosial ,dan berpikirnya. Anak juga akan muali bisa mengotrol emosinya

Anak usia 4 – 6 tahun. Yang sangat nampak menonjol pada anak usia ini adalah dimana mulai munculnya jiwa petualangannya. Pada usia ini, anak akan lincah dan melakukan berbagai macam hal yang buat mereka adalah sesuatu baru dan menarik

Hal yang harus dihindari dalam mendidik anak

Pada dasarnya dalam mendidik seorang itu merupakan sesuatu yang pada kenyataanya tidak mudah. Banyak orang yang masih melakukan berbagai macam hal yang pada dasarnya sangat dilarang untuk dilakukan pada saat mendidik buah hati anda yaitu sebagai berikut ini :

Selalu menuntut anak untuk terlihat selalu dalam keadaan sempurna dibatas kemampuan si anak. Misalnya saja, orang tua yang selalu menuntut anaknya untuk bisa menguasai berbagai macam hal yang mana tidak disukai atau tidak dikuasai oleh si anak sendiri

Salalu mengancam anak . Pada dasarnya ketika menghadapi anak yang sedikit bandel memang terkadang membuat orang tua sedikit kesulitan. Terkadang orang tua mengancam anak mereka pada saat anak mereka bandel. Hal tersebut tidak baik untuk dilakukan karena dapat menimbulkan tekanan atau stress pada anak

Selalu memarahi dan menyalahkan si anak pada saat melakukan kesalahan. Hal ini dapat membuat down mental si anak

Tidak memperbolehkan anak melakukan berbagai aktivitas . Denagn kata lain, orang tua terlalu membatasi aktivitas anak

Teknik mendidik anak dengan smart parenting

Berikan makanan terbaik bagi para buah hati. Kita harus memperhatikan asupan makanan apa saja yang dikonsumsi oleh buah hati anda. Sebisa mungkin seorang tua harus senantiasa memberikan asupan makanan dan minuman yang mengandung banyak gizi, vitamin, dan nutrisi yang berguna bagi pertumbuhan dan perkembangan si anak.

Selalu memperhatikan tumbuh kembang anak Selalu perhatikan berat badan dan tinggi badan si anak terutama pada lingkar kepala dan pertumbuhan gigi. Anda bisa membuat catatan mengenai grafik tumbuh kembang si anak. Anda harus mencatat setiap perkembangan dan pertumbuhan yang terjadi pada anak anda misalnya saja kapan mulai bisa berjalan, berbicara. dan sebagainya

Berikanlah ASI Eksklusif. ASI memang salah satu makanan dan minuman yang terbaik bagi anak – anak. Para ibu sangat disarankan sekali untuk selalu memberikan asupan ASI yang cukup bagi buah

Berikanlah ASI Eksklusif. ASI memang salah satu makanan dan minuman yang terbaik bagi anak – anak. Para ibu sangat disarankan sekali untuk selalu memberikan asupan ASI yang cukup bagi buah hatinya hingga usia mencapai 2 tahun. Air susu ibu ini akan membawa bakteri – bakteri baik ke dalam tubuh manusia dan juga bisa digunakan sebagai antibody atau daya tahan tubuh.

Latilah anak beberapa ketrampilan misalnya saja fasilitasilah anak dengan buku tulis dan pensil warna. Biarkan mereka menggambar aau sekedar coret – coret di dalam buku tersebut. Anda juga bisa memberikan mereka buku – buku mewarnai.

Perkenalkan beberapa benda, hewan atau berbagai macam benda yang berada di sekitar anda

Ajaklah buah hati anda untuk sholat bareng. Biasakan untuk mengajak buah hati anda untuk sholat berjamaah. Setidaknya dengan begitu anda mengajak mereka untuk beribadah bersama maka anda secara tidak langsung memperkenalkan dan mengajarkan mengenai agama dan kepercayaan anda

Selalu berikan contoh berbuat baik misalnya saja berkata baik dan melakukan perilaku baik. Pada dasarnya seorang anak kecil akan cenderung menirukan apa yang dilakukan dan dilihat. Oleh karena itu sebaga orang tia, sebaiknya selalu berlaku baik agar bisa dicontoh oleh anaknya. Jika suatu saat anak melakukan perbuatan yang salah, orang tua harus memberikan pengertian kepada anak jika apa yang dilakukan tersebut adalah perbuatan salah dan tidak boleh diulangi untuk dilakukan.

Bagaimana Cara Belajar yang Baik? Ikuti 7 Tips Berikut!

Bagaimana Cara Belajar yang Baik? Ikuti 7 Tips Berikut!

Bagaimana cara belajar yang baik? Mungkin, pertanyaan tersebut sempat tebersit di benak Anda yang selalu mengalami kegagalan dalam mencapai target belajar. Meskipun sudah berusaha untuk belajar dengan rajin, namun tetap saja tidak paham dengan apa yang dipelajari. Jika ini yang terjadi, berarti ada yang salah dengan cara belajar Anda. Mau tahu cara belajar yang baik dan mempunyai peluang besar untuk berhasil menggapai target? Ikuti tips berikut ini.

  1. Dimulai dan Diakhiri dengan Berdoa

Sebelum dan sesudah belajar, berdoalah terlebih dahulu. Hal yang satu ini memang sangat sering dilupakan oleh para pelajar, mungkin termasuk Anda. Padahal, berdoa merupakan langkah utama dan terpenting dalam belajar. Dengan berdoa, kita berharap Tuhan akan membantu dalam proses penerimaan pelajaran di dalam otak hingga akhirnya dapat mencapai kesuksesan.

  1. Memilih Tempat Belajar

Pilihlah tempat belajar yang nyaman bagi Anda. Sebab, bagaimana pun juga, tempat belajar juga sangat mempengaruhi konsentrasi dan pencapaian dari belajar Anda. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam memilih tempat belajar yang baik:

a. Pilihlah suasana sesuai selera. Jika Anda senang dengan suasana sepi, belajarlah di dalam kamar. Sedangkan, jika Anda senang suasana ramai, belajarlah berkelompok atau di dalam perpustakaan.

b. Pilihlah tempat belajar yang nyaman. Jika Anda merasa nyaman belajar sambil ditemani guling, lakukanlah. Namun, bagi Anda yang justru akan tertidur jika ditemani guling, sebaiknya dihindari.

c. Kondisi tempat belajar juga perlu diperhatikan. Ruangan yang terlalu panas atau dingin akan mengganggu konsentrasi belajar Anda. Oleh karena itu, pilihlah tempat belajar yang sejuk.

  1. Sambil Mendengarkan Musik

Ada tipikal orang yang saat belajar perlu ditemani musik. Hal ini diperbolehkan asal tidak akan mengganggu proses belajarnya. Musik yang ideal untuk didengarkan sebenarnya adalah musik klasik atau musik dengan alunan yang lembut sehingga merangsang otak untuk bekerja lebih maksimal. Akan lebih baik untuk menghindari musik keras seperti rock dan metal karena justru akan mengganggu konsentrasi belajar Anda.

  1. Melakukan Latihan Soal

Salah satu cara paling ampuh untuk memahami sebuah materi pelajaran, terutama mata pelajaran hitungan, adalah latihan soal. Semakin banyak soal yang Anda kerjakan, semakin lihai Anda dalam memecahkan sebuah persoalan. Anda juga kaya akan pertanyaan yang biasa diajukan dalam sebuah soal. Sehingga, saat Anda menghadapi ujian sekolah, Anda akan mudah menyelesaikan berbagai tipe soal yang diajukan karena Anda sudah sering melakukannya selama belajar di rumah.

  1. Didampingi Pembimbing

Di sini, fungsi pembimbing adalah untuk menemani dan menjadi tempat Anda bertanya saat ada materi pelajaran yang tidak Anda pahami. Beberapa soal juga bisa Anda tanyakan kepada pembimbing untuk memperoleh jawaban yang tepat. Namun begitu, jangan jadikan pembimbing sebagai tumpuan Anda mendapatkan jawaban dari semua persoalan yang Anda hadapi. Anda harus berusaha untuk mencari jawabannya terlebih dahulu, kemudian koreksikan kepada pembimbing.

  1. Manfaatkan Teknologi

Saat ini, belajar tidak harus melalui buku. Anda juga menggunakan teknologi berupa internet untuk belajar. Temukan berbagai ilmu pengetahuan secara gratis dari media ini.

  1. Refreshing

Meskipun sebagai pelajar, Anda juga membutuhkan refreshing. Jika Anda sudah merasa penat saat belajar, istirahatlah sejenak atau refreshing kurang lebih 15 menit. Anda bisa menggunakan waktu ini untuk meregangkan badan, melihat televisi, atau sekadar mencari camilan. Namun ingat, harus kembali belajar setelah masa refreshing selesai, ya.

Dengan menerapkan beberapa tips tersebut, kini Anda tidak perlu lagi bertanya bagaimana cara belajar yang baik.

 

4 Cara Mengatasi Malas Belajar

4 Cara Mengatasi Malas Belajar

Cara mengatasi malas belajar sangat dibutuhkan oleh kalangan pelajar ataupun mahasiswa untuk menyukseskan studinya. Tidak dapat dipungkiri, ada banyak gangguan saat menuntut ilmu sehingga menyebabkan munculnya rasa malas untuk belajar. Gangguan itu dapat berbentuk godaan seperti bermain game online, membaca komik, berjalan-jalan atau nongkrong bersama teman, dan sebagainya. Ada pula gangguan yang bersifat substantif, seperti materi pelajaran yang sulit dipahami atau hafalan yang terlalu banyak.

Namun, apa pun alasannya, tidak pantas bagi seorang penuntut ilmu untuk malas belajar. Sebab, sifat dari ilmu adalah dicari. Jadi, tidak mungkin ilmu dapat dimiliki secara tiba-tiba. Nah, jika Anda masih setengah hati saat belajar, simak baik-baik cara mengatasi malas belajar berikut ini.

  1. Mengetahui Tujuan Mempelajari Suatu Ilmu

Rasa malas biasanya muncul karena pelajar tidak mengerti tujuan mempelajari suatu ilmu. Saat masuk kelas, biasanya pelajar langsung mengambil buku pelajaran dan mendengarkan guru menyampaikan materi pelajaran. Jika ilmu yang diajarkan tidak disukai pelajar, mereka akan dihinggapi rasa bosan.

Melimpahkan kesalahan kepada guru, tentu bukan tindakan bijaksana. Sebagai pelajar, Anda harus mampu membuat tujuan sendiri terhadap ilmu yang diajarkan. Anda harus mencari tahu mengapa pelajaran tersebut perlu disampaikan di sekolah. Dari sini, akan muncul rasa penasaran sehingga memacu motivasi Anda untuk belajar. Dalam hal ini, tuliskan hal-hal yang ingin Anda ketahui beserta alasannya di setiap bab mata pelajaran. Selain itu, Anda juga harus membuat target nilai yang ingin diraih pada setiap mata pelajaran di akhir semester.

  1. Menunjukkan Sikap Belajar yang Tepat

Percayalah bahwa sikap belajar sangat memengaruhi mood Anda. Jika Anda memilih duduk di posisi pojok belakang kelas, Anda telah mempersiapkan diri untuk tidak memperhatikan pelajaran. Jadi, duduklah di posisi paling depan agar fokus Anda pada pelajaran tetap terjaga. Selain itu, jaga sikap Anda agar tidak belajar sambil menempelkan kepala di meja. Secara psikologis, tubuh seperti itu mengartikan bahwa pelajaran yang disampaikan tidak terlalu penting untuk dipelajari.

Jika belajar di rumah, jangan membaca buku sambil tiduran. Anda disarankan belajar dalam posisi duduk tegak agar konsentrasi dan mood selalu mengarah pada pelajaran. Pastikan pula agar Anda belajar di tempat yang terang. Jika Anda memaksakan belajar di tempat gelap, mata akan cepat lelah sehingga muncul dorongan untuk mengakhiri pelajaran.

  1. Menyadari bahwa Masa Depan Harus Dipersiapkan secara Matang

Era modern ditandai dengan persaingan yang kompetitif di segala bidang, termasuk di dunia kerja. Hanya orang-orang berprestasi yang akan dipilih oleh penyedia lapangan kerja. Selain itu, orang-orang dengan kelebihan spesifik pada bidang ilmu tertentu memiliki peluang emas untuk memperoleh jenjang karier yang lebih tinggi.

Jika Anda sejak sekarang rajin belajar, maka nilai akademik yang baik dapat diraih. Dengan bekal tersebut, Anda akan lebih mudah menentukan jenis pekerjaan idaman. Anda akan mendapat tawaran pekerjaan yang menantang tetapi bergaji besar. Anda juga dapat mudah diterima di tempat kerja yang memberi upah rata-rata, tetapi lingkungan kerjanya nyaman dan kondusif.

  1. Jangan Hilangkan Rasa Malu

Motivasi sederhana untuk membuang rasa malas dalam belajar adalah memiliki rasa malu. Pikirkan rasa malu yang amat menyiksa jika Anda dipaksa untuk keluar dari sekolah atau kampus akibat prestasi yang buruk. Hal itu tentu akan menjadi pil pahit yang harus Anda telan seumur hidup. Tinggal kelas, dipermalukan guru atau dosen, dihina teman, serta mendapat amarah orang tua tentu menjadi pengalaman yang sangat menyakitkan. Oleh karena itu, terapkan terus cara mengatasi malas belajar.

Terapkan 7 Cara Belajar yang Efektif dan Efisien Ini!

Terapkan 7 Cara Belajar yang Efektif dan Efisien Ini!

Cara belajar yang efektif perlu Anda terapkan agar proses belajar tidak sia-sia. Sebab, tidak bisa dipungkiri, saat ini banyak sekali pelajar yang belajar namun tetap tidak berhasil mencapai target yang diinginkan. Mereka hanya menggunakan waktu lama untuk belajar, namun hasil yang diperoleh tetap tidak memuaskan. Nah, berikut ini diberikan cara belajar yang efektif bagi Anda.

  1. Membuat Suasana Belajar yang Nyaman

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan menyiapkan tempat belajar dengan suasana senyaman mungkin. Jika Anda nyaman dengan mendengarkan musik, pasanglah musik sesuai selera. Jika Anda nyaman belajar dalam suasana sejuk, gunakan AC atau bukalah jendela kamar. Lakukan sesuai dengan kenyamanan Anda saat belajar.

  1. Merangkum Pokok Pelajaran

Sebelum belajar, ada baiknya Anda merangkum pokok dari setiap mata pelajaran. Poin-poin penting tersebut kemudian dicatat kembali atau ditandai dengan tinta berbeda. Nah, saat belajar, Anda hanya perlu mempelajari poin-poin penting tersebut. Dengan begitu, waktu yang Anda gunakan untuk belajar akan lebih efisien. Anda pun akan lebih mudah mengingatnya daripada membaca seluruh buku.

  1. Melakukan Kelompok Belajar

Belajar bersama teman juga bisa dikatakan sebagai sarana belajar yang efektif. Dengan adanya teman saat belajar, Anda bisa saling bertukar pengetahuan dengan teman. Anda dapat mempelajari kepandaian yang dimiliki teman, begitu juga sebaliknya, teman mempelajari kepintaran yang Anda miliki. Selain itu, belajar bersama juga bisa membuat pikiran menjadi lebih rileks.

  1. Metode Penghafalan Suatu Rumus

Metode ini biasanya digunakan saat Anda harus menghafal suatu rumus yang terlalu panjang. Anda bisa menggunakan nama sesuatu yang mudah Anda ingat. Sebagai contoh, saat akan menghafal urutan warna pelangi, Anda dapat menyusunnya menjadi sebuah kata “MiJiKuHiBiNiU” yang berarti “Merah”, “Jingga”, “Kuning”, “Hijau”, “Biru”, “Nila”, dan “Ungu”. Buat Anda yang mempelajari urutan susunan periodek unsur-unsur kimia juga bisa menggunakan cara ini, yaitu dengan membentuk sebuah kalimat panjang yang mudah diingat.

  1. Belajar dengan Mempraktikkan

Belajar hanya dengan membaca materi tidaklah maksimal. Anda harus mengimbanginya dengan mempraktikkannya. Sebagai contoh, Anda tidak bisa menghafal sebuah rumus saja. Anda juga perlu mempraktikkan rumus tersebut dalam sebuah soal. Dengan cara ini, Anda akan lebih memahami penerapan dari rumus tersebut. Dalam perkembangannya, mungkin Anda tidak hafal dengan rumus, namun bisa menciptakan rumus karena urutan logika Anda sudah benar.

  1. Belajar secara Rutin, Bukan Lama

Belajar tidak perlu terlalu lama, namun lakukan secara rutin setiap hari. Hal ini sesuai dengan penelitian yang pernah dilakukan bahwa belajar efektif hanya terjadi di 15 hingga 20 menit pertama. Memaksimalkan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya untuk memperoleh ilmu dalam jumlah banyak merupakan langkah bijak yang perlu dilakukan. Agar tetap mendapatkan hasil maksimal, berarti Anda harus rutin belajar dan memanfaatkan waktu emas bagi otak untuk menerima pelajaran. Hindari juga belajar dengan kebut semalam. Hal ini justru akan membuat tubuh dan otak Anda menjadi lelah.

  1. Mengerti Bukan Menghafal

Belajar dengan mengerti, bukan menghafal. Sebab, dengan mengerti, Anda akan dapat menerapkan materi dalam segala kondisi soal. Sedangkan, hafalan tidak akan mampu diterapkan dalam segala soal. Soal yang dimodifikasi sedikit akan menyulitkan Anda dalam menyelesaikannya karena hanya menghafal rumus. Selain itu, hafalan mudah untuk lupa daripaka Anda benar-benar mengerti tentang hal tersebut. Dengan begitu, berarti Anda sudah mampu menerapkan cara belajar yang efektif.

6 Cara Meningkatkan Semangat Belajar

6 Cara Meningkatkan Semangat Belajar

Cara meningkatkan semangat belajar sangat diperlukan bagi Anda yang sering merasa bosan saat belajar. Terlebih jika menghadapi mata pelajaran yang tidak disukai. Biasanya, ada banyak alasan yang digunakan untuk segera mengakhiri kegiatan belajar, seperti mengantuk atau mengerjakan pekerjaan lain. Nah, bagi Anda yang mengalami hal tersebut, bisa mengikuti tips berikut ini agar semangat belajar Anda kembali bangkit.

  1. Belajar Sambil Mendengarkan Musik

Bagi Anda yang senang dengan musik, dapat menggunakannya sebagai penyemangat belajar Anda. Jangan khawatir Anda akan terganggu. Sebab, berdasarkan penelitian, musik dapat mempengaruhi peningkatan prestasi belajar seseorang. Tidak bisa dipungkiri, musik bisa membuat Anda merasa tenang dan mengalir, sehingga konsentrasi belajar pun dapat meningkat. Sebenarnya, musik yang paling bagus untuk didengarkan sebagai penyemangat belajar mempunyai ritme yang lembut atau beat santai. Namun, jika Anda tidak menyukainya, bisa memilih lagu kesayangan Anda.

  1. Menciptakan Suasana Ruang Belajar yang Nyaman

Ruang belajar yang nyaman juga bisa membuat Anda lebih bersemangat untuk belajar. Oleh karena itu, buatlah ruang belajar Anda senyaman mungkin dan sesuai selera Anda. Sebagai contoh, memasang poster dengan gambar kesukaan, menuliskan kata-kata motivasi, atau memasang foto kekasih Anda. Selain itu, Anda juga perlu mengatur letak lampu agar tidak berada di belakang Anda. Begitu juga dengan adanya ventilasi udara. Dengan adanya ventilasi, Anda tidak akan kegerahan atau kedinginan saat belajar.

  1. Bergaul dengan Orang yang Mempunyai Semangat Belajar Tinggi

Tidak bisa dipungkiri, lingkungan sangat berpengaruh terhadap kehidupan seseorang. Orang yang senang bergaul dengan orang dengan omongan kasar, pasti akan ikut menjadi kasar saat berbicara. Begitu juga jika Anda sering berkumpul dengan orang yang baik, Anda juga akan menjadi baik. Oleh karena itu, agar Anda mempunyai semangat belajar, bergaullah dengan orang yang mempunyai semangat belajar tinggi. Ikutilah pola belajar yang ia miliki. Jika Anda melakukannya secara intens, dapat dipastikan Anda juga akan mempunyai semangat belajar yang tinggi juga.

  1. Membuat dan Menuliskan Target Belajar

Agar Anda mempunyai semangat belajar, coba buat target yang ingin Anda capai, misalnya menjadi juara I. Kemudian, tuliskan target tersebut di meja belajar atau tempat-tempat yang setiap saat akan Anda lihat. Jadikan target tersebut sebagai motivasi Anda saat belajar. Dengan begitu, setiap saat Anda tergerak untuk terus berusaha mencapai target tersebut. Dengan kata lain, Anda akan menjadi lebih bersemangat untuk belajar agar dapat menggapai target tersebut.

  1. Berhenti Belajar di Bagian yang Menarik

Saat tengah belajar, terkadang ada keinginan melakukan hal lain, seperti makan, minum, melihat televisi acara kesenangan, atau sekadar merebahkan badan sejenak. Sayangnya, jika belajar sudah terhenti, untuk memulai belajar lagi rasanya akan malas sekali. Oleh karena itu, salah satu cara agar Anda tetap bersemangat untuk belajar adalah dengan berhenti di tempat yang menarik menurut Anda. Sehingga, ketika sudah selesai melakukan aktivitas lain, Anda tetap bersemangat melanjutkan belajar yang tadi sempat terhenti di tempat yang menarik perhatian Anda.

  1. Membuat Hukuman dan Reward

Hadiah dan hukuman akan membuat Anda mempunyai semangat untuk belajar. Saat target yang sudah Anda tentukan berhasil dicapai, berilah hadiah pada diri sendiri sehingga membuat diri sendirii lebih bersemangat untuk mencapai target lebih tinggi lagi. Namun, jika target yang ditentukan belum tercapai, berilah hukuman, sehingga Anda terpacu untuk memperbaiki kesalahan yang kemarin terjadi dengan terus belajar dan terus menerapkan cara meningkatkan semangat belajar.